Tuesday, April 17, 2007

Petisi untuk IPDN

Petisi untuk mengurangi bahaya "menyiram bunga"


Siapa bilang kegemaran terhadap bunga itu menyenangkan, walaupun terlihat sepele tapi bisa mematikan lho!! Halah koq dikiranya gw ngomong ngawur sih. Bukan!! Ini bukan karena sebagai penegasan gw orang yang males ngrawat taneman, miara ikan, masak, mijet, nyulam, huzz koq jadi kamana tau sih. Tadi pagi, dengan sangat ajaib setelah sholat subuh gw ga' nyungsep di bantal lagi, ini tentu saja menyiksa karena berarti insomnianya makin parah ampe ga' tidur semaleman. Setelah nelfon ponakan tercinta yang mo berangkat UAN (konsen ya pris!!) gw nongkrongin berita pagi yang hampir semua stasiun TV nayangin rekontruksi pembunuhan Cliff, anjritttt!! Makin benci aja gw, apalagi waktu ngliat Sandra yang cengengesan turun dari mobil, ighh pengen nyukil tu gigi make cangkul.

Pemberitaan yang bertubi-tubi tentang IPDN tidak pernah membosankan, apalagi wartawan makin gigih mencari berita seputar lokasi-lokasi terlarang di IPDN dan kematian seorang Praja di tahun 1993 juga terus ditelusuri. Dan berita mengherankanpun meluncur di SCTV tadi pagi
Aliyan bin Jeran, praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) asal Kalimantan Barat dilaporkan meninggal akibat terpeleset saat menyiram bunga


Apa gw bilang, pekerjaan sepele seperti menyiram bunga saja bisa membunuh, apalagi masak yang deket-deket ma tabung gas (kikikikk cari dukungan). Gile ga' seh, emang ga' ada alesan bodoh laennya?? Thukul aja yang ngaku berteman dengan kebo(dohan) ga' bakal bikin pernyataan penuh kepalsuan gitu. Entah dah berapa praja yang hilang tanpa jejak, seperti yang ditulis temen gw ini tentang nasib Abdul Rahman yang sampe sekarang gelaPH.

Usulan gw kemaren ka'nya harus direvisi, yahh walopun pak SBY dan pejabat rektor IPDN dah terlanjur mengadopsi solusi yang gw tawarin itu tapi hari ini gw berubah sikap. Gw dukung petisi yang digawangin antobilang untuk membubarkan IPDN. Jadi kalo hari ini YM lo keganggu link yang gw kirim, ya maap aja friend, coz blogger menjadi satu-satunya media tanpa intervensi financial seperti media jurnalistik lainnya yang bisa dibredel dan dibungkam.

Let's stay together with us,
n sign this petition at
Petisi Anak bangsa Menuntut Pembubaran IPDN.


3 comments:

venus said...

wah makasih banyak udah bantu promosiin petisinya. telat nih saya, hehehe...

ndahmaldiniwati said...

@venus: wahh dedengkotnya malah telat nih, ayo buruan di

broungirl said...

saya dukung juga pembubaran IPDN!

bubarkan saja, seblom korban kembali berjatuhan!