Friday, February 27, 2009

Indonesia Sudah Resesi! Sumpeh Lo??..


Indonesia Sudah Resesi! Gw cengo' liat judul sebuah artikel di Majalah Tempo edisi 23 yang ditulis Purbaya Yudhi Sadewa Chief Economist Danareksa Research Institute. Whoaa… mo dikemanain asset-aset gw?? (lebay.com) Gw bukan orang yang cukup melek ekonomi, bahkan sewaktu kuliah termasuk mahasiswa yang gemar nitip absen untuk mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi, tapi baru ngebaca judulnya aja dah pengen protes. Oke lah daripada protes mendingan baca dulu kenapa dibilang Negara tercinta ini sudah resesi, coz sejauh yang gw liat masyarakat Indonesia yang sebagian besar masih hidup dengan mengkonsumsi produksi dalam negeri (terbukti dari masih tingginya permintaan akan tempe, cabe rawit dan kangkung) masih fine-fine aja tuh. Mr. Purbaya memaparkankan alasan dengan mengacu pada Indicator Ekonomi Dini , hasil penelitian Danareksa Research Institut (hasil penelitiannya sendiri ya pak?) menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sudah masuk FASE RESESI.

Indikator ini dilihat dari 2 komponen:
  • Coincident Economic Index (CEI): Oct – Dec 2008 turun 1.9
    • Indeks penjualan mobil dalam negeri => turun
    • Indeks konsumsi semen => turun
    • Indeks nilai riil impor => turun
    • Index nilai riil jumlah uang beredar => turun
    • Indeks penjualan retail => naik
  • Leading Economic Index (LEI): Oct – Dec 2008 naik 1.2
    • Indeks izin mendirikan bangunan => naik
    • Indeks jumlah turis mancanegara => naik
    • Indeks persetujuan investasi asing => turun
    • Indeks nilai tukar efektif riil => naik
    • Indeks harga saham gabungan => naik
    • Indeks nilai riil ekspor => turun
    • Indeks harga konsumen sector jasa => naik

Sunday, February 22, 2009

Susahnya Nulis Review Yang Serius

Gw selalu terkagum-kagum setiap membaca tulisan indah dengan bahasa yang santun dan berirama, dari tulisan hampir bisa diduga seperti apa kepribadian penulisnya. Dari kecil gw selain suka membaca gw juga suka sekali menuliskan kembali apa yang gw baca, dengan menuliskan kembali gw punya contekan untuk kembali mengingat secara ringkas apa yang udah gw baca. Jujur aja gw punya daya ingat yang sangat terbatas, ibarat memory komputer yang cuma 256 gw paksain kerja untuk melahab semua hal yang gw sukai mulai dari novel, film, lirik lagu, moment pertandingan olahraga istimewa, kilasan kejadian dunia, ilmu & pengetahuan baru, rentetan hari ulang tahun, jumlah saldo tabungan, nama-nama sodara yang bejibun dan masih banyak lagi yang semuanya itu mengikis banyak memory sehingga gw selalu kesulitan menemukan dompet dan HP, sering kehilangan kacamata dan sampai sekarang tidak tahu nomor HP sendiri. Itulah arti nulis buat gw... sebagai pengingat.

Terlahir menjadi ce' yang ga' romantis dan jauh dari feminin gw ga' pernah suka bacaan yang melankolis dan puitis, ampe sekarang lum pernah menyelesaikan karya Kahlil Gibran yang didewakan banyak orang coz otak gw ga' nyampe untuk menterjemahkan arti dibalik untaian kata indah itu. Gw juga ga' suka bacaan yang njlimet "sok keminter" dan bertele-tele, tulisan puanjang ga' masalah asal mudah dipahami dan langsung ke point-nya. So far bacaan tertebal yang pernah gw baca adalah "Musashi" (edisi bhs. indonesia kurang lebih 1300-an halaman). Ketika blog hadir menggantikan diary gw juga memanfaatkannya untuk ber"narsis-ria" atas semua yang gw alamin, gw baca, gw tonton, gw lihat, gw denger mo itu penting atopun engga', dengan prinsip ngeblog "Jadikan Hal Ga' Penting Menjadi Penting" mulailah gw berbagi cerita. Kadang gw bisa melow, serius namun lebih sering posting crita konyol; dudulz walopun sebenernya menceritakan kisah serius, sial ato sedih.

Monday, February 16, 2009

Segera Beredar Minuman Berkhasiat, Ponari Sweet!

>

Nengokin satu lagi junior-nya Ex_Pesona yang juga adalah cucu gw (uhuk uhuuukkk… makin tuex aja nih eyang putri, eyang kakungnya kemana sihhhh!!!) seperti biasa obrolan nglanturpun jadi menu utama saat ngumpul dihari valentine kemaren. Salah satu topic seru-nya adalah membuat sebuah solusi terbaik bagi kelangsungan the dukun alias "Ponari", ahhh sungguh berat beban kami menyaksikan kerumunan pasien yang masih menyerbu rumah Ponari (bo-ong banget). Butul butuuulll…. ini meneruskan usulan gw di Multiply jum'at kemarin untuk nyemplungin batu petir itu ke sumur, ga' jauh-jauh dari usulan itu berikut beberapa usulan temen gw yang layak dipertimbangkan:

  1. Masukkan batu petir ponari ke pengolahan air PDAM, tapi PDAM hanya dinikmati sebagian wilayah saja dan dikhawatirkan tariff PDAM akan naik. Gw jelas ga' setuju karena ini berarti iuran bulanan kostan gw juga naek.
  2. Bawa batu Ponari ke hulu sungai, dengan nyelupin batu petirnya di hulu maka pasien bisa mendapatkan air bertuah itu disepanjang aliran sungai. Dijamin ga’ desek-desekan, tapi apa bakal meminimalisir korban jiwa?? Hmm… kalo tiba-tiba banjir bandang ya ga’ tanggung jawab deehhh…
  3. Lelang batu ponari ke perusahaan air minum, mengingat air minum kemasan udah begitu memasyarakat, harganyapun terjangkau. Kira-kira siapa yang yang pantas memenangkan lelang ini

Kalo bikin perusahaan sendiri gimana? Minuman Dahsyat dengan kandungan Batu Petir "PoNari Sweet"! Secara Ponari kan masih imyut, kiyut & ughhhh... manis banget, so swiiittt;)

Pemegang agen tunggal-nya jelas gw dunx;))

Tuesday, February 10, 2009

Jadwal Jakarta International Java Jazz Festival

Ga' lama lagi event tahunan yang dah ditunggu-tunggu jazzlovers akan digelar, "Jakarta International Java Jazz Festival" yang akan digelar bertepatan dengan very long weekend muali hari Jum'at - Minggu: tanggal 6,7,8 Maret 2009 di Jakarta Convention Centre. Udah beli tiketnya belum? Belum??? Wah wahh ka'nya musti kecewa kalo lo penggemar Jason Mraz, coz tiketnya dah sold out!! Padahal Jason dijadwalkan untuk 2x special show, tgl 6 dan 7 Maret 2009. Tapi untuk tiket daily dan special show yang laen masih ada koq.

Jadwal Jakarta International Java Jazz Festival 2009 udah bisa dilihat diwebsitenya, lumayan ribet karena qt ga' bisa donwload dalam bentuk pdf atau apapun yang siap print tapi lo bisa copy paste dan edit sana-sini biar pas margin. Tapi kalo versi print yang mudah dibaca silahkan Download Jadwal Jakarta Java Jazz Festival disini.


Siapa aja yang akan ngisi acaranya?:(*CAPITAL: special show)
6 March 2009
Afgan; Barry Likumahuwa; Benny Likumahuwa; Boney James; Canizaro; Cinamon; *DIANNE REEVES; Dwiki Dharmawan World Harmony Orchestra; Eliane Elias; Humania; Ivan Lins; *JASON MRAZ; Kirana Big Band; Lala; Ledisi; Mike Stern Feat Dave Weckl; Moon Arra (India); New York Voices And Ron King Big Band; Oele Pattiselano Trio Feat Dira; Parov Stelar (Austria); Sacbe (Mexico); Sensual (Netherland); Simon Phillips; Stefano Bollani (Italy); Surabaya All Star; The Tripp; Tribute To Luther Vandros Feat Ledisi, Kirk Whallum; Yance Manusama

7 March 2009
* JASON MRAZ; Aksan Sjuman Project; Amboina Jazz; Bobb Quartet; Bobby Lyle; Chieli Minucci & Special Efx; Chuck Loeb; Contra Indigo; Donny Suhendra; Drew; Everette Harp; Glenn Fredly Tribute To Chrisye; Groovy Feat Ari; Harvey Mason Quartet; Jamie Aditya; Jazzmint Bigband; Joeniar Arif & Lala Suwages; Kamal Mussallam (Dubai, UAE); * LAURA FYGI; Manna; MATT BIANCO; Mike Stern Feat Dave Weckl; New Breeze; Oleta Adams; Orbeat Project; Otis Taylor Blues Band; Peabo Bryson; Ran; Roy Ayers; Saxattack; Sensual (Netherland); Sierra; Souleh & Souleha; Soulvibe; T - Square (Japan); The Voices; Toku (Japan); Triple Play Feat Dave Valentine

8 March 2009
21St Night; Aditya; Anggun; Ariss; Bambang Nugroho 'Straight Ahead'; * BRIAN MC KNIGHT; Chic; Chieli Minucci & Special Efx; Dina Mariana & Utha L; Ello; Emerald; Glen Dauna Quartet; Idang Rasjidi; Isao Suzuki (Japan); Ivan Lins; Joppie Item Combo; La'biri (Makasar); Malaka Jazz; Maliq N D'essential Feat The Organic's All Stars; Pitoelas Big Band; Quasimode (Japan); Ron King Big Band Feat Gary Anthony; Ron King Quartet; Roy Ayers; Royce Campbell Feat Oele Pattiselano; Seratus Persen Bali; Slank Goes Jazz; Soil & Pimp (Japan); * SWING OUT SISTER; Tohpati With Orchestra; Tom Scott & Paulette Mc Williams; Tompi; Tropical Transit

C U There....

Download Jadwal JavaJazz 2009_update
Download Layout JavaJazz 2009

Monday, February 9, 2009

Review Yakuza Moon


Akhirnya, aku menyadari bahwa yang penting dalam menulis otobiografi bukanlah menjadikan diri sendiri tampak baik atau menciptakan prosa yang indah, tetapi kejujuran pada diri sendiri. Inilah yang kupelajari dari surat penuh kasih yang kuterima dari ayahku setelah meninggal.
Itulah cacatan akhir Shoko Tendo, anak seorang Yakuza yang menceritakan pahit getir kehidupan yang dijalaninya. Ini buku pertama berbau "Yakuza" sebuah gang mafia di Jepang yang gw baca sehingga gw ga' punya referensi kehidupan Yakuza. Sepak terjang Yakuza tidak dibahas dalam buku setebal 245 lembar terbitan Gagas Media, sebagai sebuah otobiografi Shoko menceritakan jalan hidupnya yang teramat berat untuk dijalani sebagai seorang anak perempuan sejak usia yang masih sangat muda. Usianya baru sekitar 7 tahun ketika ayahnya, seorang pemimpin Yakuza bangkrut dan dipenjara. Penghinaan, caci maki dan direndahkan oleh tetangga juga perlakuan kasar teman sekelasnya bahkan gunjingan menyakitkan dari gurunya selalu menyertainya selama ia bersekolah dan tumbuh dilingkungan rumahnya. Keadaan tidak menjadi lebih baik ketika ayahnya dibebaskan dari penjara, karena ia-pun mengalami perlakuan kasar dari ayahnya yang berubah menjadi pemabuk.

Kehidupan Shoko mulai kacau di usia 12 tahun sejak ia memutuskan menjadi Yanki (anak liar dengan dandanan yang "aneh" mulai dari cat rambut, pakaian seksi & dandanan menor, melewatkan kehidupan malam clubbing dan fly dengan menghirup thinner juga free sex). Pada awalnya Shoko menjadi Yanki karena mengikuti kakak perempuannya, Maki dan kemudian ia memiliki gang sendiri. Sekolahnya kacau bahkan ia sempat dipenjara untuk selanjutnya dimasukkan dalam sekolah khusus anak nakal. Namun hukuman tidak membuatnya jera, ia kembali menjalani rutinitasnya hingga akhirnya ia mengenal narkoba. Keadaan keluarganya semakin kacau karena hutang semakin menumpuk, Shoko-pun makin kacau, racun narkoba mengantarnya menjadi budak seks Maejima, rekan bisnis ayah Shoko yang menyuplai kebutuhan narkoba Shoko dengan imbalan seks liar dan perlakuan kasar.
Shoko menemukan cintanya di usia 17-an ketika ia bekerja sebagai pelayan bar pada Shin, salah satu pelanggannya yang telah beristri. Dengan sebuah apartemen pemberian Shin di ulangtahunnya yang ke-18 tidak membuat Shoko menikmati kehangatan cinta layaknya pasangan lainnya, bagaimanapun juga ia hanya seorang "gundik". 

Thursday, February 5, 2009

Review "Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim"

Judul: Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim
Penulis: Gama Harjono
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman: 287


Buku traveling lagi?? Teriak orang udik dipojok gardu ronda. Ya iyaalaahhh.. mumpung demam traveling masih mewabah siapapun elo yang doyan jalan pinter nulis dan mendapat limpahan berkah lirikan penerbit bersiaplah menjadi terkenal dan bersiap-siap dengan kantong lebih tebal melakukan perjalanan berikutnya. Dari judulnya jelas sudah jelas memikat hati….
"Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim" OMG ini kan kampong gw!! (PLETHAKK!!!!)
Cover-nya cantik dan ngintip isinya hm…. Banyak foto berwarna yang walopun kualitas dan penataannya kurang bagus tapi dah lebih baik dari beberapa buku traveling lainnya yang cuma naro foto warna favorit Bang Jacko… item-putih! Hhiih-Hii.. (naik 1 oktaf)
Mengapa Italy? Begitulah Gama membuka novelnya dengan sebuah pertanyaan, "Saya ingin mengenal Italy secara intim dari persektif insider" jawabannya dalem bangets…
Coba kalo gw yang ditanya (erghh.... ada yang nanya kan??), pasti jawabannya tetap seputar paolo maldini (yang bentar lagi tergantikan Kaka), rumput san siro, si kuda jingkrak Ferrari dan sarang mafia… Sisilia, sayangnya di buku ini ga' bisa gw rasain euphoria milanisti di san siro maupun lesatan balap jet darat apalagi perang mafia.
 

Lalu gimana cara Gama mengenal Italy secara intim? "Tutte le strade portano a Roma" yang artinya "Saya dapat hadiah dari biscuit Roma"... BUKAAAANNNN tapi.. "Banyak jalan menuju Roma"!! Persiapannya hampir 2 tahun dengan mengikuti les bahasa Italy di… Ausy (GLEKK!! Ga' kurang jauh lagi mas?) Voila…. Dia mendarat di Italy sebagai pelajar tepatnya mahasiswa Universita per Stranieri (Unistra) Perugia. Nah… inilah yang bikin novel ini berbeda dengan novel traveling lainnya (umumnya hanya cerita perjalanan singkat) Gama menceritakan kisah hidupnya di Italy mulai dari leletnya birokrasi proses pengurusan izin tinggal, suka duka berbagi tempat dengan roommate, kehidupan keluarga Italy, tempat-tempat cantik nan memikat, bangunan sejarah yang masih gagah perkasa, gang-gang sempit dengan vespanya, event-event nan gegap gempita yang ia temui, tips dan catatan ringan namun penting qt tahu, menu makanannya yang bikin ngiler bahkan edannya lagi sampe resep masakanpun Gama taro secara khusus dibagian akhir buku Ciao Italy ini… slruuuuppp. Sebagai petualang yang berlabel mahasiswa Gama juga cerita tentang perkuliahannya dan kehidupan mahasiswa setelah jam kuliah.
 

Selama 4 musim di Italy (dari musim duren ampe musim kawin) Gama berhasil mengunjungi banyak tempat, bangunan monumental yang tersebar dihampir seluruh penjuru Italy yang dulu cuma bisa gw bayangin dari banyak novel berbau-bau Italy sekarang ga' perlu susah ngebayangin karena udah tersaji lengkap dengan fotonya. Jaman renaissance memang telah memoles Italy menjadi kota sejarah peradaban tinggi, cerita Gama tentang Firenze ngingetin masa awal kuliah dulu ketika gw dengan asyiknya membuat rangkuman point-point penting bukunya Nicholo Machiaveli… wuekekkekk ceritanya mo niru alm pimpinan Indonesia yang menjalankan kedikatatorannya persis ka' pesen eyang Nicho dalam buku Il Principle!