Wednesday, January 7, 2009

Review The Naked Traveler by Trinity (Perucha Hutagaol)


"The Naked Traveler
(Catatan Seorang Backpacker Wanita Indonesia Keliling Dunia)"

Traveling sepertinya menjadi bahasan terpopuler ditahun 2008, ga' gaol getoh rasanya kalo ampe ga' nge-backpacker. Ramainya lalu lintas bloging ditambah dengan kegairahan dunia penerbitan setelah booming-nya cerita konyol seperti "Jomblo" menjadi angin segar kepada orang-orang hebat yang memiliki gaya cerita keren dan gaol getoh. Gw super yakin banyak dari bloger dah pada baca, so... gw crita dikit aja tentang buku ini then let's discuss 'bout this book


The Naked Traveler terbagi menjadi tujuh bagian (7 for cantona, for beckam, for figo, for Bond n for my ex-KTM! Ga' pent-teeeeng!!!), Okeh kembali lagi...

7 bagian itu adalah:
  1. Airport
  2. Alat Transportasi
  3. Life Sucks!
  4. Tips
  5. Sok Beranalisa
  6. Adrenaline, dan
  7. Ups!


yang tentu aja tiap bagiannya menceritakan kisah-kisah pendek sesuai temanya. Trinity juga ngelompokin tips, hal-hal menantang yang dilakukannya (seperty bungy jumping), serta pengalaman buruk saat bertandang ke Eropa (Inggris kalo ga salah) dan diskriminasi rasial yang dialaminya (juga turis asia lainnya). Trinity menceritakannya secara blak-blakan apa yang dilihat, dirasakan dan diinginkan, mungkin karena itu pula blogspot-nya di-banded (alamatnya sekarang: http://naked-traveler.com) dan bukunya sempet ditarik sampe akhirnya beberapa bagian diedit then Jreng Jreeeenggg... everybody loves Naked uhmmm The Naked Traveler maksudnya. Buku ini sungguh tidak cocok bagi pribadi-pribadi yang ga' mau menerima hasil karya seseorang berdasarkan kualitasnya, open mind aja dengan lifestyle Trinity yang gemar dugem, alkohol dan rokoknya atau bahkan dengan khayalan nakalnya.

The Naked Traveler bukan hanya menghadirkan kisah konyol dan cerita yang mati-matian dilucu-lucuin tapi kelucuan itu hadir dengan sendirinya kadang bahkan tertawa miris, TNT membawa pengetahuan umum dan info penting yang bisa kita dapatkan dari setiap perjalanannya. Gw jadi makin pengen maen ke Padang setelah baca adanya pantai Cubadak di "Pulau Indah Terjajah" yang bercerita bahwa banyak pulau indah nan eksotis di Indonesia, tapi ternyata itu udah dimiliki pihak asing seperti Pantai Cubadak yang dimiliki orang Italy (ITALY booo... gw bisa ketemu Maldini kaleee). Dari cerita negara kecil bernama Andorra di antara Prancis dan Spanyol qt dapet info dan juga tips pengurusan visa. Kecanggihan di berbagai airport, kebersihan toilet airport (ga' termasuk Bandara International Sukarno Hatta terminal 1 dah pastinya!!), cara menunggu yang efektif dan efisien, termasuk tips tidur di Bandara juga bisa diperoleh disini.


Membaca buku ini, gw yang juga punya mimpi mendarat di Italy dan menjelajahi Eropa baru kemudian ke Mekah (wuakakakkk pantesan ga' juga direstui Tuhan) bisa ikut menikmati dunia lewat tulisannya. Yang gw suka dari buku ini Trinity ga' sok jaim, dia emang suka jalan menikmati perjalanannya sesuai dengan kepribadiannya dan menceritakannya dengan apa adanya. Buku setebal 282 ini terlalu sayang untuk dilewatkan, dijamin alur ceritanya ga' ngebosenin, nambah pengetahuan dan tentunya bagi pecinta traveling menambah motovasi jalan-jalan kere-nya.


Ka' apa ya kalo gw bisa jalan-jalan sebebas dia..... tapi mo jadi backpacker sekalipun sudah dipastikan gw ga' bakal mampu membeli tiket yang nerbangin gw keliling dunia.... hiks...

1 comment:

nick andrew said...

Time flies.. sekarang uda terbit tnt 7. And shes still exploring the world.

Disini, untuk Sebuah Janji

Generasi masa kini mungkin telah memiliki pemikiran yang terbuka dalam mendefinisikan kewajiban anak kepada orang tua. Dari banyak opini di ...