Source: DetikPemilu
Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan bahwa KTP atau paspor bisa digunakan warga untuk sebagai alat bukti untuk mencontreng dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli 2009. Namun, penggunaan KTP dan paspor harus memenuhi beberapa syarat.
Keputusan final MK ini disampaikan Ketua MK Mahfud MD dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2009). Pertimbangan dan amar keputusan ini dibacakan secara bergantian oleh para hakim konstitusi. Keputusan ini juga ditandatangani oleh 9 hakim konstitusi.
Menurut MK, warga negara Indonesia yang belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) bisa menunjukkan KTP atau paspor bagi warga Indonesia di luarnegeri yang masih berlaku untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2009.
Monday, July 6, 2009
Thursday, June 11, 2009
Mempelajari tampilan baru Multiply 4.0 (MP 4.0)
Awal minggu ini gosip-gosip perubahan tampilan MP udah banyak bertebaran, gw sih cuek ajah wong lum melihat perubahan itu. Ternyata e ternyata tgl 10 Juni 2009 perubahan itu datang juga di inbox gw, kesan pertama... COOL!! Berikutnya... gaptek, namanya juga masih baru jadi kan perlu digauli lebih intim lagi. Hasil penjajagan itu menghasilkan "QUICK NOTE", satu menu baru dari MP 4.0 yang fungsinya seperti "Update Status" di Facebook. Karena mudah dan menyenangkan maka gw dan banyak MPers lainnya sibuk memainkan QUICK NOTE. Kelebihan Quick Note MP dari status FB jelas pada kemampuan repply dan "quote comment" dan tentu saja qt juga bisa nambahin icon macem-macem dari sumber laen. Ohya quick note ini juga ga' menuh-menuhin inbox Gmail gw karena seperti biasa gw pilih turn off email allert xixixixxx... kan baca di inbox-nya dah keliatan. So.. apakah ini akan menarik MPers untuk kembali meramaikan MP yang sudah banyak diacuhkan?? Moga aja sih gitu. Tapi apa ini nantinya akan menurunkan semangat nulis artikel, review or sekedar curhatan ga' penting yang puanjaaaang? Moga aja sih engga' gitu.
Penasaran dengan daleman MP 4.0 maka semua tombol yang bisa di klik gw klik dan kesan berikutnya adalah... lemooottnya. Mungkin karena kebanyakan filter jadi looping datanya lumayan lama.
Baiklah... mari kita belajar bersama.
Edit Tampilan Inbox MP 4.0
Setelah login qt akan disambut tampilan inbox yang elegan, rapih dan sedap dipandang. Tapi koq banyak banget yang muncul di inbox, siapa orang-orang ini?? Lalu dimana birthday allert yang dulu selalu muncul mengingatkan jadwal makan-makan?
1. Menampilkan teman qt saja
Dibawah Recent Updates terdapat 3 kotak optional:
- Include Posts from Friends of Friends
- Include Group Posts
- Only Show Unread Posts
Un-check semua pilihan itu, atau bahasa ngetren-nya "Buang tanda contreng pada ketiga box tersebut". Sekarang yang akan tampil di inbox hanya temen-temen yang terdaftar di contact qt aja. Kalo mau melihat temennya temen ya tinggal contreng Include Posts from Friends of Friends, gampang kan?
Monday, June 8, 2009
Klarifikasi Posting di Milis "(Curhat saya mengenai curhat di Blog VS Ibu Prita Mulyasari"
Klarifikasi ini sudah gw kirimin ke milis yang membahas tentang curhatan "DIA" atas tulisan gw di blog ini 3 bulan yang lalu. Sebenernya gw pengen klarifikasi gw juga dibaca oleh semua orang yang sudah berkomentar segala macem tentang tulisan yang mereka sendiri tidak atau belum baca atau bahkan sudah baca tapi terjadi salah penafsiran. Karena wacana yang berkembang di milis tersebut seolah-olah gw begitu menderita dalam perjalanan tersebut, rewel soal duit dan perjalanannya, padahal apa yang gw tulis di Multiply seperti catatan perjalanan lainnya yang kadang ada hal yang ngeselin tapi banyak juga yang fun.
Gw juga punya hak jawab, maka disini... di blog milik gw dimana gw bisa juga menumpahkan curahan hati seorang NDAH ingin meluruskan kesalahpahaman. Setelah postingan ini gw sangat berharap semua permasalah, kesalahpahaman bisa selesai. THX....
Inilah email klarifikasi yang saya kirimkan namun tidak di approve (hingga hari ini)
=======================================================
Seperti akhir pembicaraan dengan "DIA" dalam telfon kemarin saya disini minta maaf atas tulisan yang saya buat di http://ndahdien.multiply.com/photos/album/21/Mendaki_Bromo_Rafting_di_Pekalen_Tracking_di_Sempu
Jika merujuk kasus Ibu Prita mungkin unegh-unegh saya masih termasuk curahan hati tanpa mendeskreditkan seseorang karena tidak menuliskan "Penipuan/Saya merasa dibohongi" dan tidak pernah menyebutkan nama apalagi inisial. Kenapa saya menuliskan padahal saya tahu "DIA" pasti bisa lihat tulisan saya di MP (karena "DIA" juga temen MP gw) tidak lain karena ingin berbagi apa yang saya rasakan (pribadi). Kebetulan kasusnya dibuka maka saya sekalian mengklarifikasi apa yang saya tulis, mohon maaf sebelumnya gaya tulisan saya di blog tidak halus karena itulah diri saya dalam berkomunikasi dengan temen-temen:
• Prolog
Ini perjalanan pertama gw yang di organize orang laen, sempet kecewa dengan pembatalan trip ke Madakaripura dan dikomporin juga ma nusy buat mbatalin trip gara-gara gw dapet jawaban email yang ga' ngenakin dari EO-nya dst…
==> ini terkait dengan email saya dan "DIA" sebelumnya soal "usulan saya agar uang kembalian di madakaripura diberikan kepada korban kumpur lapindo".
• Day 1
Jam 09.10 gw n ari nyampe di Juanda dengan dianter oleh kapten pilot Dito yang guanteng n menerbangkan Mandala dengan sangat nyaman. Di hari pertama ini gw harus kembali il feel coz pesawat Sriwijaya yang dipake rombongan delay n baru akan nyampe di Juanda jam 11.40. Gw contact sepupu, eh dia malah lagi ke Mojokerto, ngontact Titik dia dah ngacir ke Prigen... jadi yo weis nongkrong ajah di Dunkin'. Kurang lebih jam 12.45 qt baru meninggalkan bandara menuju Porong Sidoarjo nengokin Lumpur Lapindo. Suasana hati jadi melow melihat kubangan lumpur yang merendam perumahan penduduk, kebayang ga's ih lo rumah lo kampung lo tempat lo mencari nafkah lenyap gitu aja n sampe saat ini lo musti tinggal dalam pengungsian. Dst…..
==> Saya hanya menyebutkan il feel, sebuah perasaan yang ka'nya pasti dialami semua orang yang mengalami delay dan ga' pernah nyalahin siapapun atas keterlambatan ini, karena qt semua menyadari pesawat sering sekali delay.
==> Soal ekspresi kekecewaan pembatalan madakaripura saya kira masih dalam taraf ungkapan yang wajar dengan menambahkan "hiks.." pada akhir kalimat.
• Day 2
Lebih banyak cerita perjalanan ke bromo sampai akhirnya tiba di pekalen, diakhir cerita hari ke-3 saya menulis:
Jam 3.30 perahu rombongan gw merapat dideket bendungan untuk selanjutnya mandi n makan... upss ini makan siang apa makan sore ya?? Gw dah prepare obat maagh melihat jadwal makan hari pertama yang molor. Jadwal Jam 19.00 check in di hotel Kartika Kusuma Malang molor ampe jam 10-an, wah gagal deh janjian gw ma anak Unibraw.
==> Saya memang punya penyakit maagh yang gampang kambuh jadi bawel banget soal jadwal makan, maaf....
Sunday, April 5, 2009
Trip dengan Paket Tour vs Arrange Sendiri?
Long weekend kemarin (26 – 29 Maret 2009) untuk pertama kalinya gw mutusin untuk ikut jalan bersama rombongan yang ga' gw kenal, sebuah perjalanan yang dah di organize orang lain gw namain aja Travel Organizer (TO) mengunjungi sedikit dari banyak tempat wisata di Jawa Timur yaitu Madakaripura, yang kemudian dibatalkan dengan alasan cuaca; Lumpur Porong Sidoarjo; Bromo; Rafting di Pekalen; dan Tracking melelahkan di Pulau Sempu. Organizer acara jalan-jalan sekarang emang banyak, tentu saja ini tidak lepas dari euphoria backpacker beberapa tahun belakangan ini dan juga efek dari ajang narsisme didunia maya. Hmm ka'nya ga' gaol banget kalo lo lum pernah nginjakin kaki di Ujung Genteng, Green Canyon, Sempu, Bromo, Derawan Island, Lombok dan buanyak kota tujuan wisata lainnya yang kemudian dipamerin di blog atau facebook. Kenarsisan gw disalurin melalui multiply dan (baru) sedikit di facebook, flickr dah abis quota sementara di photobucket lum berhasil upload. Ga' perlu ampe muntah ngliat kenarsisan gw coz gw lebih suka memajang keindahan lokasi wisatanya melalui jepretan pocket murahan yang kualitasnya jelas dibawah rata-rata.
Perjalanan dengan dikoordinir orang lain apalagi dengan jumlah rombongan trip yang banyak (perjalanan gw kemarin diikutin 46 orang termasuk TO) sepertinya kurang cocok buat gw, bukannya gw ga' suka menambah banyak temen tapi kepuasan menikmati lokasi wisata terasa kurang. Apalagi dengan beberapa masalah yang timbul selama perjalanan yang gw yakin hal itu ga' akan terjadi kalo gw sendiri yang arrange acaranya. Tapi melalui perjalanan ini gw belajar banyak hal dalam meng-organize acara.
Sunday, March 22, 2009
Tim, Pembalap & Jadwal F1 2009
Perubahan regulasi F1 di tahun 2009 ini banyak diperdebatkan tim-tim F1 dan pensiunan F1, dengan alasan krisis ekonomi global FIA mencoba untuk membuat olahraga termahal ini menurunkan anggarannya (tapi di lain pihak menaikkan harga lisensi pembalap!!). Perubahan itu bisa dilihat dari simple/kurang menariknya model mobil F1 akibat adanya regulasi yang menetapkan kembali bahwa BanSlick kembali diberlakukan tuk musim F1 2009 dan larangan pengunaan sayap tambahan untuk meningkatkan Aerodinamika. Ada banyak perubahan aturan di musim balap 2009 ini termasuk tarik ulur system point untuk penentuan juara dunia, test, pengisian bahan bakar dll, lengkapnya bisa dibuka buku aturannya disini.
Susunan pembalap dan tim yang ikut bertarung di musim balap 2009 tidak banyak perubahan demikian juga dengan sirkuit yang digunakan. Jika pada tahun 2008 ada 11 tim yang berlaga di 18 sirkuit, tahun ini tinggal 10 tim dengan mundurnya Honda maka tidak ada lagi Honda dan Super Aguri-Honda, kepemilikan Honda beralih kepada Ross Brawn mantan punggawa Ferrari yang secara mengejutkan Brown GP hadir dengan menggunakan mesin McLaren. 2 sirkuit tergusur pada balap jet darat 2009 ini yaitu Grand Prix Du Canada (Montreal) dan Grand Prix De France (Magny-Cours) tergeser oleh kehadiran sirkuit baru di Abu Dhabi. Abu Dhabi bukan hanya sukses menggusur Canada, sirkuit ini juga sukses menggantikan Brasil yang bertahun-tahun menjadi seri balap terakhir. Apakah Abu Dhabi juga akan menghadirkan ketegangan seperti 2 musim belakangan ini di Brasil?? Kita lihat saja 17 seri Formula 1 yang akan dimulai di Australia minggu depan.
Hingga 2008 dilihat dari catatan tercepat di 18 sirkuit tahun lalu, Michael Schumacher masih memegang rekor terbanyak membukukan lap tercepat yaitu sebanyak 6x disusul Kimi Raikonen, Felippe Massa & JPM (masih inget Juan Pablo Montoya kan?) masing-masing sebanyak 3x, Rubens Barrichelo 2x dan Lewis Hamilton 1x. Dilihat dari tim pemegang lap tercepat sudah pasti masih Ferrai lah ya pemenangnya, Ferrari berhasil mengukuhkan rekor tercepat sebanyak 12x.
Wednesday, March 18, 2009
Day by Day @ JavaJazz 2009
mohon maaf sebelumnya coz posting kali ini lumayan panjang, so kalo bosen dicicil aja yak bacanya
Foto-foto bisa dilihat disini
Day 1:
Nungguin jeng nusy yang mendahulukan kelaparannya gw tertinggal Balawan, hikss… padahal Balawan with his magic fingers dah ga' mau tampil lagi di JGTC jadi sepertinya musti nunggu JakJazz/JavaJazz lagi. Jam 6 lebih dikit qt masuk ke exhibition hall B, stage dimana Jason Mraz bakal menebarkan pesonanya. Penuhnya jangan ditanya, tapi untung sebagai nasabah BNI gw bisa nonton dari tempat yang enak, rizal dan hellen yang bela-belain cuti dah nangkring dideretan depan berdesek-desakan ma ABG. Hal yang mengezutkan selain ga' jauh dari tempat gw duduk ada Jaksa Agung (ato hanya mirip?), ternyata acara dibuka dengan Lagu Indonesia Raya yang dibawain oleh Mike Idol, fuihhh jadi makin tebel aja nih jiwa Nasionalisme qt.. MERDEKA!! Make It Mine lagu favorit gw dipilih Jason jadi lagu pembuka , gayanya yang santai dengan pakaian casual dan topi khas Mr.AZ, Jason menyihir penonton untuk ikut bernyanyi dan bergoyang. Peduli setan RollingStone cuma ngasih 2 bintang untuk albumnya Jason karena bagi gw dan mungkin semua yang penikmat music Jason yang riang dan tak jarang dengan petikan gitar spanyol yang mempesona, Jason hadir dengan rasa baru yang lezat dalam belantara music. Kalo dia konser lagi di Jakarta sepertinya harus warning wajib hadir. Kehadiran Dira sebagai temen duet di lagu Lucky cukup mempesona dan pastinya bikin ngiri ce'-ce' (& co' gay). Hampir semua penonton yang sebagian besar ABG hapal banget ma liriknya, gw sendiri dah guaatel pengen ikut nyanyi dan bergoyang, begitu lagu I'm Yours dinyanyiin tidak ada kata lain selain turn off my handycamp n let's sing and dance with him. 1 jam 10 menit menjadi waktu yang teramat singkat buat seorang Jason, lewat lagu Butterfly dan ucapan "Terimakasih" dia melambaikan tangan perpisahan. Makasih juga Jason…
Untuk keluar dari Hall B bukan hal yang mudah, gw n nusy memilih tetep nangkring disusul rizal, hellen ga' ketauan dimana, jaringan telfon ka'nya se-crowded JCC jadi lumayan lama qt lost contact sampe akhirnya ketemuan di tangga. Salah masuk ke Plenary hall ternyata malah dapat berkah suara indah Ledisi, cuma dapet 15 menit sih… lain waktu harus diagendain. Haus!! Yup itu dah pasti, antrian stand makanan makin mengular dengan kehadiran Pretty (xixixixxxx), harga nasgor dan spaghetti yang mencekik (40 rebu bo') memaksa para fakir miskin ini hanya membeli minuman yang berharga 10 rebu. Kalo ngliat jadwal sih ada Mike Stern di Hall B, ternyata simbah Alex Ligertwood (mantan vokalis Santana) masih menguasai stage dengan suara yang alamak jaannn dah setua itu powernya masih kenceng ajah. Ga' mau ketinggalan goyangan Matt Bianco jam 22.40 qt menuju Plenary Hall. Nusy memilih hunting foto di bawah sementara gw, hellen & rizal memilih duduk manis dilantai atas dengan cukup menggoyangkan kaki dan tangan untuk setiap hentakan music yang teramat sangat menggoda untuk bergoyang. Hanya 1 lagu yang cukup familiar ditelinga, itu juga gw lupa judulnya hehehe ya maklum lah mreka kan kondang di awal 80-an dengan genre yang ga' masuk radio di kampung gw. Jam 00.30 Matt Bianco mengakhiri pertunjukannya, gw & nusy juga memutuskan untuk pulang, cauape' dan nguantux! Beda banget sama 2 orang yang pagi harinya sengaja cuti, mereka masih semangat ngabisin pertunjukan. See you tomorrow prends!
Wednesday, March 11, 2009
Uneg-Uneg Gw tentang JavaJazz Festival 2009
Pesta bagi pecinta jazz telah usai, gelaran festival jazz selama 3 malam di Jakarta Convention Center mempertemukan gw dengan musisi jazz yang dah tersohor dan juga mengenalkan gw dengan banyak musisi jazz yang patut dimasukkan list wajib tonton ditahun depan (kalo diundang lagi :D). "It's festival for all" itulah tema JavaJazz 2009, keinginan untuk merangkul semua pecinta music jazz dari semua lapisan umur. Berbeda dengan festival JakJazz yang cendering dihadiri pecinta jazz usia 25 tahun ke atas, JavaJazz berhasil menarik bocah-bocah ABG dengan kehebohan khas anak remaja untuk menikmati jazz gaol dari musisi muda Indonesia bahkan beberapa penyanyi pop juga diselipkan pada beberapa stage. Sebelum gw nyeritain day by day musisi jazz yang gw tonton gw pengen bikin list hal-hal yang cukup mengganggu selama JavaJazz 2009. Boleh dunx gw sebagai customer ngasih kritik, kan demi meningkatnya kinerja panitia tahun-tahun berikutnya.... cieee gaya bener sih gw!
- Penukaran tiket online: Pengumuman yang ga' jelas bahwa tiket online ternyata bisa ditukar tgl 2,3 dan 4 Maret membuat penukaran tiket pada tgl 2 Maret membludak, antrian yang bisa menghabiskan waktu 2 – 2.5 jam seharusnya ga' boleh terjadi untuk Event Organize segedhe JJF. Mungkin ada yang bilang kalo lo mau bayar murah ya inilah konsukuensi yang harus diterima! OH YEEAA?? Jaga ucapan lo Bung!! Tiket online emang lebih murah, tapi qt-lah orang-orang yang membuat panitia JJF punya modal terlebih dahulu, dengan membeli tiket sejak bulan Desember dimana itu belum ada kepastian musisi jazz yang akan hadir qt dah ngambil resiko siapapun performer-nya qt pasti nonton. So jangan gunakan alesan murah untuk sebuah pelayanan yang buruk
- Lobby yang penuh sesak: 3 buah lobby stage sepertinya terlalu banyak, lagian ga' mungkin kan semua stage itu akan menampilkan 3 musisi sekaligus. 2 stage ka'nya dah lebih dari cukup kalo mempertimbangkan waktu sound check. Lobby yang seharusnya memudahkan qt berpindah dari satu stage ke stage lain berubah menjadi ajang antrian dan desak-desakan karena selain 3 buah lobby stage juga ada buanyaaakkkk stand seperti stand makanan, stand merchandise dan stand sponsor. Ini sebenernya lagi pameran pernak-pernik jazz atau Jazz Festival? Dengan lorong-lorong yang sempit wajar aja kalo disini jadi titik kesemrawutan antara ribuan orang yang baru keluar atau akan masuk ke plenary hall, assembly hall, cendrawasih room dan exhibition hal A dan B, orang-orang yang antri makanan, orang-orang yang antri belanja, orang-orang yang menikmati penampilan di lobby stage dan orang-orang yang bingung mo kemana.
- Jumlah pengunjung yang sangat banyak: Tiket yang murah, banyaknya musisi jazz dari berbagai genre (bahkan banyak pula penyanyi pop yang diundang karena lagi naek daun), penyelenggaraan yang bertepatan dengan libur 3 hari menjadi factor utama membludaknya pengunjung JJF 2009. Untuk menikmati Peabo Bryson dan Matt Bianco gw harus berlari menaiki tangga demi mendapatkan tempat duduk didepan stage, gw juga harus merelakan membuang waktu 30-45 menit didepan pintu yang yang masih tertulis sound check demi melihat Tohpati, Ron King & Gary Anthony dari dekat. Kalo target pasarnya masih tetap luas ka' sekarang tidak salah kalo penyelenggaraan JJF tahun 2010 akan dipindahkan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Disini, untuk Sebuah Janji
Generasi masa kini mungkin telah memiliki pemikiran yang terbuka dalam mendefinisikan kewajiban anak kepada orang tua. Dari banyak opini di ...
-
Buku ke-2 Ben Sohib telah keluar, cover bergambar sepasang pengantin membuat gw menebak-nebak... apakah Rosid dan Delia akhirnya bisa menya...
-
Long weekend kemarin (26 – 29 Maret 2009) untuk pertama kalinya gw mutusin untuk ikut jalan bersama rombongan yang ga' gw kenal, sebua...
-
Tidak pernah terbayangkan betapa menyakitkan dan menyedihkannya ketika Roso, kucing yang sudah saya cintai sejak ia masih dalam kandungan ...