Tuesday, March 29, 2011
Panduan Wisata ke Karimun Jawa
artikel ini sudah dipindahkan ke blog jalan-jalan saya di ndahsaja.com --> Panduan Wisata Karimun Jawa
Friday, March 25, 2011
American Idol Top 11, Siapa yang masuk 10 besar?
Tema american idol top 11 adalah MOTOWN. Motown menurut wikipedia merupakan label rekaman yang pada awalnya didirikan oleh Berry Gordy, Jr dan dimasukkan sebagai Motown Record Corporation di Detroit, Michigan, AS, pada 14 April 1960 dan sekarang bermarkas di New York City. Motown memainkan peran penting dalam integrasi rasial musik populer, karena merupakan label rekaman pertama yang dimiliki oleh seorang Afrika-Amerika.
1. Casey Abrams - “I Heard It Through the Grapevine” by Marvin Gaye:
Casey Abrams tetep OK,yup cukup OK saja belum memukau tapi tidak mengecewakan. Gw cuma kecewa dengan Hairstylist dan make up artist American idol, kenapa gak da yang mau mbantu merapihkan bewoknya? Plz….
2. Thia Megia - “(Love is Like a) Heat Wave” by Martha and the Vandellas :
Waow... Thia Megia nyanyi lagu upbeat, matanya tidak lagi sendu mendayu (Gw gak suka banget matanya yang terlihat menghiba itu). Masih seperti minggu-minggu sebelumnya dimana dia bernyanyi tanpa power bahkan tanpa jiwa, lagu ini pun kosong mlompong, hambar!
3. Jacob Lusk - “You’re All I Need to Get By” by Marvin Gaye and Tammi Terrell :
Yaolo cyiiin... Jacob Lusk gemulai amat, badan n suara gede gitu. Kalo minggu kemarin gw bilang penampilannya biasa saja minggu ini gw akui dia tampil luar biasa. good job!
4. Lauren Alaina - “You Keep Me Hangin’ On” by The Supremes :
Gw sukaaa...You keep me hanging, pertama denger lagu ini juga di ajang American Idol versi beatbox Blake. Lauren mengawali dengan sangat baik tapi mulai menurun di pertengahan lagu. Gw udah nunggu dia akan mengeluarkan power di beberapa bagian tapi ternyata biasa saja, bagus tapi kurang berkesan.
5. Stefano Langone - “Hello” by Lionel Richie :
Maaf cintaku Stefano Langone... Hello versi David Cook #idol 7 lbh bagus. Kalo cuma ndengerin duan via winamp atau radio gw pasti suka, tapi melihat penampilannya dengan wajah datar kurang menghayati lagu dan baju kegedean terasa kurang komplit.
1. Casey Abrams - “I Heard It Through the Grapevine” by Marvin Gaye:
Casey Abrams tetep OK,yup cukup OK saja belum memukau tapi tidak mengecewakan. Gw cuma kecewa dengan Hairstylist dan make up artist American idol, kenapa gak da yang mau mbantu merapihkan bewoknya? Plz….
2. Thia Megia - “(Love is Like a) Heat Wave” by Martha and the Vandellas :
Waow... Thia Megia nyanyi lagu upbeat, matanya tidak lagi sendu mendayu (Gw gak suka banget matanya yang terlihat menghiba itu). Masih seperti minggu-minggu sebelumnya dimana dia bernyanyi tanpa power bahkan tanpa jiwa, lagu ini pun kosong mlompong, hambar!
3. Jacob Lusk - “You’re All I Need to Get By” by Marvin Gaye and Tammi Terrell :
Yaolo cyiiin... Jacob Lusk gemulai amat, badan n suara gede gitu. Kalo minggu kemarin gw bilang penampilannya biasa saja minggu ini gw akui dia tampil luar biasa. good job!
4. Lauren Alaina - “You Keep Me Hangin’ On” by The Supremes :
Gw sukaaa...You keep me hanging, pertama denger lagu ini juga di ajang American Idol versi beatbox Blake. Lauren mengawali dengan sangat baik tapi mulai menurun di pertengahan lagu. Gw udah nunggu dia akan mengeluarkan power di beberapa bagian tapi ternyata biasa saja, bagus tapi kurang berkesan.
5. Stefano Langone - “Hello” by Lionel Richie :
Maaf cintaku Stefano Langone... Hello versi David Cook #idol 7 lbh bagus. Kalo cuma ndengerin duan via winamp atau radio gw pasti suka, tapi melihat penampilannya dengan wajah datar kurang menghayati lagu dan baju kegedean terasa kurang komplit.
Friday, March 18, 2011
American Idol Top 12 - Say Goodbye to....
Akhirnya tahun ini bisa kembali menyaksikan acara favorit gw "American Idol" yang tahun ini adalah penyelenggaraan ke-10. Waoow... dah lama juga ya. Thanx to B-Channel stasiun TV baru yang menayangkan program kesukaan gw (mayan... bisa jadi bahan ngisi blog ini hehehee...eh ini juga ngambil dari tumblr dinx^^)
Sedikit telat parkir di B-Channel gw ketinggalan Naima dan Paul, gw mulai ngikutin American Idol Top 12 dengan penampilan Thia. So comment disini mulai dari Thia, ohya untuk profil konstestan American Idol season 10 bisa dilihat disini:
1. Naima Adedapo: “What’s Love Got to Do with It?” by Tina Turner
2. Paul McDonald: “I Guess That’s Why They Call It The Blues” by Elton John
3. Thia Megia: “The Colors of the Wind” from ‘Pocahontas’
~> Flat dari awal sampe akhir! Saat Reff ibarat tanjakan gw siap naik Ferrari eh ternyata yang lewat cuma angkot. Padahal dia punya power, tp kenapa gak berani explore. Nervous??
4. James Durbin: “I’ll Be There For You” by Bon Jovi
~> Sepanjang James nyanyi gw terus berharap Adam Lambert dateng nyamber mic-nya. Kamu bukan Rocker James!!
5. Haley Reinhart: “I’m Your Baby Tonight” by Whitney Houston
~> Menyedihkan! Tidak ada kemajuan tidak ada perubahan.
Sedikit telat parkir di B-Channel gw ketinggalan Naima dan Paul, gw mulai ngikutin American Idol Top 12 dengan penampilan Thia. So comment disini mulai dari Thia, ohya untuk profil konstestan American Idol season 10 bisa dilihat disini:
1. Naima Adedapo: “What’s Love Got to Do with It?” by Tina Turner
2. Paul McDonald: “I Guess That’s Why They Call It The Blues” by Elton John
3. Thia Megia: “The Colors of the Wind” from ‘Pocahontas’
~> Flat dari awal sampe akhir! Saat Reff ibarat tanjakan gw siap naik Ferrari eh ternyata yang lewat cuma angkot. Padahal dia punya power, tp kenapa gak berani explore. Nervous??
4. James Durbin: “I’ll Be There For You” by Bon Jovi
~> Sepanjang James nyanyi gw terus berharap Adam Lambert dateng nyamber mic-nya. Kamu bukan Rocker James!!
5. Haley Reinhart: “I’m Your Baby Tonight” by Whitney Houston
~> Menyedihkan! Tidak ada kemajuan tidak ada perubahan.
Monday, January 17, 2011
Seren Taun Guru Bumi, Kampung Sindang Barang Bogor
Update:
Foto-foto Seren Taun Kampung Sindang barang 23 Januari 2011
Seren Taun adalah upacara adat masyarakat Sunda yang dilakukan tiap tahun, biasanya diadakan di bulan Januari berdasarkan penanggalan adat. Acara ini berlangsung khidmat dan semarak di desa Pasir Eurih, Sindang Barang, Bogor, Jawa Barat. Upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk syukur masyarakat agraris kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terlebih di kala menghadapi panen, agar panen berjalan lancar dan terhindar dari cuaca yang buruk, yang bisa mengakibatkan kegagalan panen, serta di lancarkan pula untuk musim tanam mendatang, acara ini diramaikan ribuan masyarakat Bogor dan sekitarnya, bahkan dari beberapa daerah di Jabar dan mancanegara.
Rangkaian acara Seren Taun 2011 adalah sebagai berikut:
Selasa 18 jan 2011
08.00 WIB Upacara Ngembang (ziarah) ke Makam leluhur di Gunung Salak dan sekitarnya. dimulai dari Imah Gede Kp.Budaya diikuti oleh para kokolot.
19.00 WIB Upacara Neutepken diikuti oleh para kokolot dan Sang Rama di Imah Gede
Rabu 19 jan 2011
08.00 WIB Sawer sudat , nyawer penganten sunat di alun2 Kp.Budaya oleh Sang Rama
09.00 WIB Helaran penganten sunat keliling kampung diiiringi oleh kesenian tradisional.
10.30.WIB Ngalage di saung talu, hiburan ketuk tilu untuk penganten sunat
14.00 WIB Tatalu Gamelan di saung talu Kp.Budaya
Foto-foto Seren Taun Kampung Sindang barang 23 Januari 2011
Seren Taun adalah upacara adat masyarakat Sunda yang dilakukan tiap tahun, biasanya diadakan di bulan Januari berdasarkan penanggalan adat. Acara ini berlangsung khidmat dan semarak di desa Pasir Eurih, Sindang Barang, Bogor, Jawa Barat. Upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk syukur masyarakat agraris kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terlebih di kala menghadapi panen, agar panen berjalan lancar dan terhindar dari cuaca yang buruk, yang bisa mengakibatkan kegagalan panen, serta di lancarkan pula untuk musim tanam mendatang, acara ini diramaikan ribuan masyarakat Bogor dan sekitarnya, bahkan dari beberapa daerah di Jabar dan mancanegara.
Rangkaian acara Seren Taun 2011 adalah sebagai berikut:
Selasa 18 jan 2011
08.00 WIB Upacara Ngembang (ziarah) ke Makam leluhur di Gunung Salak dan sekitarnya. dimulai dari Imah Gede Kp.Budaya diikuti oleh para kokolot.
19.00 WIB Upacara Neutepken diikuti oleh para kokolot dan Sang Rama di Imah Gede
Rabu 19 jan 2011
08.00 WIB Sawer sudat , nyawer penganten sunat di alun2 Kp.Budaya oleh Sang Rama
09.00 WIB Helaran penganten sunat keliling kampung diiiringi oleh kesenian tradisional.
10.30.WIB Ngalage di saung talu, hiburan ketuk tilu untuk penganten sunat
14.00 WIB Tatalu Gamelan di saung talu Kp.Budaya
Friday, December 3, 2010
KONSER “EXELLENTIA” KLA PROJECT
Peluncuran album ke-10 Kla Project dilakukan dengan menggelar konser Exellentia di Ballroom Central Park pada hari Jum’at 26 November 2010. Butuh waktu lumayan lama untuk menuju Ballroom Central Park, karena lift yang menuju tempat konser hanya dikhususkan untuk crew, penonton harus keluar di lantai 7 naik eksalator berkali-kali. Ini tentu saja merepotkan sekaligus menyebalkan. Konser yang dijadwalkan mulai pukul 18.30 entah kenapa molor hingga 20.30. Awalnya penonton senang dengan mundurnya jadwal karena sebagian besar terjebak kemacetan parah karena sore itu Jakarta di guyur hujan deras tapi ketika jam 8 belum juga dimulai teriakan Klanese (fans KLa Project) meminta Kla Project segera tampil semakin kencang… KeLaMaaa-aaan!!! Katon membuka konser dengan lagu yang tidak saya tahu dilanjutkan dengan lagu yang lagi-lagi judulnya saya tidak tahu tapi setidaknya pada beberapa bait masih bisa ikut bernyanyi hingga akhirnya saya bisa ikut bernyanyi di lagu ke-3…. Bantu aku.. lari dari bayangmu, hasrat melupakanmu. Lagu ke-4: Kekasih aku pulang… menjemput impian, lagu ke-5: Apa saja ku mau, asal itu buatmu.. satu kayuh berdua.
Saya sebenarnya bukan fans fanatic Kla Project, ini adalah konser ke-2 Kla Project setelah sebelumnya pada 4 Desember 2009 bertempat di Kempinski Grand Ballroom Grand Indonesia untuk pertama kalinya Kla Project ber-reuni dengan semua personel termasuk Ari dan Sisca. Ketika Kla Project menghentak dunia music Indonesia dengan lagu “Tentang Kita” saat itu saya masih berseragam merah putih sedang gandrung dengan falsetto Jordan Knight “I’ll Be Loving You….Forever” dan tentu saja “step by step… ohh bibeeeyy” NKOTB. Lagu-lagu indah dengan lirik puitis pada album-album berikutnya sepertinya lebih cocok buat kakak sedangkan saya dengan ke-ababil-an saya saat itu lebih memilih meneriakkan syair-syair lagu Denada, Iwa K, Slank dan Dewa 19 Band di kamar mandi. Masa kuliah dan awal kerja walaupun sudah mulai hafal dengan lirik Kla Project tapi tetap saja tidak tergerak untuk membeli kaset dan CD-nya, oh yeaahh masa-masa itu adalah masa dimana Rock dan Jazz begitu menghipnotis. Hingga akhirnya bertemu teman yang suka banget Kla Project, maka mulailah menyimpan MP3 (bajakan) di memory dan mendewakan “meski tlah jauh” yang dilantunkan Lilo dengan sangat baik. Entah kenapa saya sangat menyukai warna vocal Lilo yang nge-rock, ahh.. ini pasti karena jiwa saya yang meledak-ledak^^
Saya sebenarnya bukan fans fanatic Kla Project, ini adalah konser ke-2 Kla Project setelah sebelumnya pada 4 Desember 2009 bertempat di Kempinski Grand Ballroom Grand Indonesia untuk pertama kalinya Kla Project ber-reuni dengan semua personel termasuk Ari dan Sisca. Ketika Kla Project menghentak dunia music Indonesia dengan lagu “Tentang Kita” saat itu saya masih berseragam merah putih sedang gandrung dengan falsetto Jordan Knight “I’ll Be Loving You….Forever” dan tentu saja “step by step… ohh bibeeeyy” NKOTB. Lagu-lagu indah dengan lirik puitis pada album-album berikutnya sepertinya lebih cocok buat kakak sedangkan saya dengan ke-ababil-an saya saat itu lebih memilih meneriakkan syair-syair lagu Denada, Iwa K, Slank dan Dewa 19 Band di kamar mandi. Masa kuliah dan awal kerja walaupun sudah mulai hafal dengan lirik Kla Project tapi tetap saja tidak tergerak untuk membeli kaset dan CD-nya, oh yeaahh masa-masa itu adalah masa dimana Rock dan Jazz begitu menghipnotis. Hingga akhirnya bertemu teman yang suka banget Kla Project, maka mulailah menyimpan MP3 (bajakan) di memory dan mendewakan “meski tlah jauh” yang dilantunkan Lilo dengan sangat baik. Entah kenapa saya sangat menyukai warna vocal Lilo yang nge-rock, ahh.. ini pasti karena jiwa saya yang meledak-ledak^^
Monday, November 22, 2010
ANUGERAH PEMBACA INDONESIA - GOODREADS INDONESIA
Setelah sekian lama gak nge-blog.. skrg kembali posting dengan modal copy paste berita di milis GoodReads! Sghh.....
kapan ya gw punya semangat baca n nulis lagi?
#toyor #keplak #jambak
Mulai tahun 2010 ini, Goodreads Indonesia mengadakan ANUGERAH PEMBACA INDONESIA, penganugerahan kepada insan-insan yang memberi kontribusi dalam dunia perbukuan Indonesia, yang bertujuan mengakomodir sikap kritis pembaca, sekaligus memberikan posisi terhadap pembaca buku di Indonesia sebagai salah satu elemen yang perlu diperhitungkan dalam menentukan tren bacaan yang berkembang di Indonesia. Pemberian Anugerah Pembaca Indonesia merupakan satu rangkaian acara dalam Festival Pembaca Indonesia yang diadakan pada bulan Desember setiap tahunnya.
Inilah shortlist hasil polling Anugerah Pembaca Indonesia 2010 yang dibuka sejak tanggal 3 November 2010.
Finalis Buku & Penulis Terfavorit API 2010:
Kategori Fiksi API 2010
1. Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas, karya Andrea Hirata, 2010
2. Negeri Lima Menara, karya Ahmad Fuadi, 2009
3. Negeri Van Oranje, karya Wahyuningrat, et al, 2009
4. Perahu Kertas, karya Dee, 2009
5. Galaksi Kinanthi, karya Tasaro, 2009
kapan ya gw punya semangat baca n nulis lagi?
#toyor #keplak #jambak
Mulai tahun 2010 ini, Goodreads Indonesia mengadakan ANUGERAH PEMBACA INDONESIA, penganugerahan kepada insan-insan yang memberi kontribusi dalam dunia perbukuan Indonesia, yang bertujuan mengakomodir sikap kritis pembaca, sekaligus memberikan posisi terhadap pembaca buku di Indonesia sebagai salah satu elemen yang perlu diperhitungkan dalam menentukan tren bacaan yang berkembang di Indonesia. Pemberian Anugerah Pembaca Indonesia merupakan satu rangkaian acara dalam Festival Pembaca Indonesia yang diadakan pada bulan Desember setiap tahunnya.
Inilah shortlist hasil polling Anugerah Pembaca Indonesia 2010 yang dibuka sejak tanggal 3 November 2010.
Finalis Buku & Penulis Terfavorit API 2010:
Kategori Fiksi API 2010
1. Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas, karya Andrea Hirata, 2010
2. Negeri Lima Menara, karya Ahmad Fuadi, 2009
3. Negeri Van Oranje, karya Wahyuningrat, et al, 2009
4. Perahu Kertas, karya Dee, 2009
5. Galaksi Kinanthi, karya Tasaro, 2009
Wednesday, June 23, 2010
It's Always You (02)
It's Always You (01)
Dalam sujudku semua kegundahanku meluruhkan airmata yang telah kutahan sepanjang perjalanan meninggalkan kantor hingga suara adzan ashar menyelamatkanku. Aku memilih berdiam diri lebih lama di rumah Tuhan menjernihkan pikiran, ah.... selalu saja aku baru mengingat-NYA saat tidak bisa memahami diri sendiri. Mungkin karena kadar keimananku seburuk kadar polusi udara Jakarta, aku tidak pernah menemukan jawabannya. Jawabannya hanya ada dalam telfon genggamku dengan menekan 1 dari 3 nomor yang paling mungkin aku hubungi. Tidak ada jawaban. Mungkin dia sedang menghabiskan liburan ini dengan kameranya. Kuhubungi 1 nomor lainnya
“Hello tante.. ini masih dikantor kah?”
Suara nan renyah itu menyapaku dengan backsound ke-2 bidadari kecilnya yang sepertinya sedang berebut mainan.
"Ngga’, ini sudah dalam perjalanan pulang. Gimana liburannya Ri, sepertinya lagi heboh nih”
"Hehhh ya gitu deh ponakanmu.”
sekarang keributan itu menjelma jadi suara tangisan yang memekakkan telinga. Aku menelfon bukan di saat yang tepat
"Besok lagi aku telfon deh, urus dulu tuh anakmu. Met liburan ya"
"Hahaha… iya nih. Nanti qt sambung lagi, ati-ati dijalan ya Tik. Kamu juga harus ambil waktu buat berlibur ya. Bye Bebek Jelek…"
"Bye bye Beruang Madu"
“Sorry tadi gw lagi di kamar mandi. udah pulang Tik?
Sejuk sekali suara sahabatku ini
“Udah… lo ada acara malam ini?
"Party dunx bu! Long weekend gitu loh”
"Oh.. "
hanya itu jawabanku, datar.. tak bersemangat. pada satu orang ini aku tidak bisa menyembunyikan apapun perasaan hatiku
"Gw becanda koq, di rumah aja. Ada beberapa foto yang harus di edit dan 2 laporan yang malas banget gw kerjain. Lo mau bantu?"
Dalam sujudku semua kegundahanku meluruhkan airmata yang telah kutahan sepanjang perjalanan meninggalkan kantor hingga suara adzan ashar menyelamatkanku. Aku memilih berdiam diri lebih lama di rumah Tuhan menjernihkan pikiran, ah.... selalu saja aku baru mengingat-NYA saat tidak bisa memahami diri sendiri. Mungkin karena kadar keimananku seburuk kadar polusi udara Jakarta, aku tidak pernah menemukan jawabannya. Jawabannya hanya ada dalam telfon genggamku dengan menekan 1 dari 3 nomor yang paling mungkin aku hubungi. Tidak ada jawaban. Mungkin dia sedang menghabiskan liburan ini dengan kameranya. Kuhubungi 1 nomor lainnya
“Hello tante.. ini masih dikantor kah?”
Suara nan renyah itu menyapaku dengan backsound ke-2 bidadari kecilnya yang sepertinya sedang berebut mainan.
"Ngga’, ini sudah dalam perjalanan pulang. Gimana liburannya Ri, sepertinya lagi heboh nih”
"Hehhh ya gitu deh ponakanmu.”
sekarang keributan itu menjelma jadi suara tangisan yang memekakkan telinga. Aku menelfon bukan di saat yang tepat
"Besok lagi aku telfon deh, urus dulu tuh anakmu. Met liburan ya"
"Hahaha… iya nih. Nanti qt sambung lagi, ati-ati dijalan ya Tik. Kamu juga harus ambil waktu buat berlibur ya. Bye Bebek Jelek…"
"Bye bye Beruang Madu"
Tawa renyah sahabat dari masa kecil masih terdengar diujung telelpon, ingin rasanya terus mendengarkan ocehannya bahkan omelan Ibu Muda Riyana.
"Swastika Bebek"
"Hah?" aku tercengang mendengar nama belakangku dipanggil Bebek oleh teman sebangku yang bahkan belum memperkenalkan diri
"Itu, Swastika BK" dia menunjuk nama yang tertulis di sampul bukuku.
Aku memang paling malas menuliskan nama lengkapku yang cukup panjang, Swastika Berliana Kusumawardhani"
"Oh" aku tersenyum lebih tepatnya meringis, canggung dengan perkenalan awal ini namun juga menyukai keisengannya. Kuulurkan tangan dan memperkenalkan diri
"Namaku Swastika Berliana Kusumawardhani, kamu?"
"Riyana" dia menyambut tanganku dengan penuh semangat
Aku menunggunya menyebutkan nama lengkapnya.
"Riyana. Udah itu saja, namaku singkat, Riyana"
"Oh, hi, Riyana Saja"
Sejak saat itu kami menjadi sangat dekat, bukan hanya di sekolah kami juga bermain bersama diluar jam sekolah. Setiap masa ujian, kami secara bergantian menginap. Aku memanggilnya beruang madu bukan karena tubuhnya yang besar tapi karena sifatnya yang pemarah, Riyana adalah primadona sekolah. Cantik, tinggi, langsing, berkulit eksotis, senyumnya manis dan kerlingan matanya mematikan. Namun kalimat yang tersembur dari mulutnya saat marah jauh lebih mematikan, dan amarahnya sangat mudah tersulut bahkan hanya karena hal-hal sepele seperti tukang siomay lewat saat dia sedang diet atau pacarnya menjemput 10 menit lebih awal yang membuatnya harus terburu-buru dandan. Setelah menikah, beruang madu tak lagi ganas, sosok Rendi yang tenang dan tidak pernah menuntut apapun menjinakkan sedikit demi sedikit keganasan beruang madu. Tapi beruang madu tidak pernah jinak didepan Bebek, apalagi kalo sudah menyoal kehidupan asamaraku yang sangat buruk. Ahh.... sayang sekali, hari ini aku tidak mendengar omelannya. Sepertinya kali ini aku harus sendiri saja memikirkan kegundahanku.
Kuseret kakiku meninggalkan pelataran masjid dan menunggu taxi, pulang! Getaran dari dalam kantong jaketku menumbuhkan harapan, kulihat nama dalam layar dan senyum mengembang lebar penuh harap.
“Sorry tadi gw lagi di kamar mandi. udah pulang Tik?
Sejuk sekali suara sahabatku ini
“Udah… lo ada acara malam ini?
"Party dunx bu! Long weekend gitu loh”
"Oh.. "
hanya itu jawabanku, datar.. tak bersemangat. pada satu orang ini aku tidak bisa menyembunyikan apapun perasaan hatiku
"Gw becanda koq, di rumah aja. Ada beberapa foto yang harus di edit dan 2 laporan yang malas banget gw kerjain. Lo mau bantu?"
"hmm..." Mau! Tentu saja aku mau. Apa saja selain bertarung dengan diri sendiri.
Mataku mulai panas, aku tidak ingin menangis, aku hanya ingin menjawab pertanyaan Tony tapi tenggorkanku kering dan kalimatku tercekat diujungnya.
Tik.. kamu kenapa? Kamu ada masalah?
"Tik!! Tika!! Sekarang kamu dimana? "
Kecemasannya sebuah perhatian tulus yang selalu ada dalam diri Tony sahabat baikku bagaikan siraman air yang membasahi tenggorokanku.
"Aku masih di jalan, baru pulang dari kantor. Ton.. boleh aku main ke tempatmu?"
"Engga’ Tik, ngga’ boleh!!
"Tik!! Tika!! Sekarang kamu dimana? "
Kecemasannya sebuah perhatian tulus yang selalu ada dalam diri Tony sahabat baikku bagaikan siraman air yang membasahi tenggorokanku.
"Aku masih di jalan, baru pulang dari kantor. Ton.. boleh aku main ke tempatmu?"
"Engga’ Tik, ngga’ boleh!!
Lo sekarang pulang, mandi, istirahat dan jangan kemana-mana.
"Gw ke kontrakan lo sekarang juga, lo denger gw Tik?"
"Thanks Ton."
"Thanks Ton."
Subscribe to:
Posts (Atom)
Disini, untuk Sebuah Janji
Generasi masa kini mungkin telah memiliki pemikiran yang terbuka dalam mendefinisikan kewajiban anak kepada orang tua. Dari banyak opini di ...
-
Buku ke-2 Ben Sohib telah keluar, cover bergambar sepasang pengantin membuat gw menebak-nebak... apakah Rosid dan Delia akhirnya bisa menya...
-
Long weekend kemarin (26 – 29 Maret 2009) untuk pertama kalinya gw mutusin untuk ikut jalan bersama rombongan yang ga' gw kenal, sebua...
-
Tidak pernah terbayangkan betapa menyakitkan dan menyedihkannya ketika Roso, kucing yang sudah saya cintai sejak ia masih dalam kandungan ...