Thursday, December 6, 2007

Lekas Sembuh Najwa!

Akhir November lalu menjadi hari yang membahagiakan buat temen kantorku, pak kamal untuk ke-3 kalinya memperoleh titipan dari Tuhan berupa putri yang cantik dengan rambut hitam lebat. Kebahagiaan tidak berlangsung lama, karena bayi mungil yang dilahirkan menjelang maghrib mulai membiru selepas tengah malam. Keracunaan air ketuban! Begitu penjelasan sang bidan. Bergegas bayi mungil itupun dirujuk ke Rumah Sakit besar di Bogor. Ahh kasian sekali melihat bayi sekecil itu berada dalam inkubator dengan 2 buang selang yang satu untuk menyedot cairan ketuban dan satu lagi selang infus menggantikan ASI yang seharusnya dia peroleh.

Setelah satu minggu cairan ketuban dapat dikeluarkan semua, kami semua menyambut gembira kesembuhan bayi mungil itu yang elah diberi nama Najwa Rahmania Kamila. Namun berita selanjutnya sungguh mengejutkan, Najwa belum diijinkan pulang perlu dilakukan diganosa lebih lanjut mengapa ujung-ujung tangannya masih sedikit biru dan lidahnya juga agak kebiruan. Diagnosa sementara dari dokter adalah adanya kelainan jantung yang disebut tetralogi of fallot. Berharap diagnosa tersebut salah pak kamal konsultasi dengan dokter di Rumah Sakit lain, namun hasilnya sama. Rujukan selanjutnya adalah Rumah Sakit Harapan Kita. Hari Senin kemarin, Najwa kecil yang diharapkan ayahnya akan cantik & cerdas seperti Najwa Shihab dibawa ke jakarta. Besarnya biaya yang diperlukan untuk operasi (katanya bisa mencapi 100jt bahkan lebih) sungguh membuat pusing kamal, seorang temen kantor mengenalkannya dengan seorang dokter yang pernah mengalami hal yang sama untuk berkonsultasi langkah-langkah apa yang perlu dilakukan selanjutnya.

"Apa bapak malu untuk mengaku miskin?" itu pertanyaan yang dilontarkan dr. Evi. Dr. Evi menyarankan agar pak kamal membuat surat keterangan tidak mampu agar memperoleh Askin (Asuransi Miskin). Banyak orang berpendapat Askin tidak tepat sasaran karena banyak orang yang notabene punya motor, hp, rumah memadai juga mendapatkannya, tapi dengan biaya yang begitu besar gw yakin bahkan pak boz juga mikir untuk mendapatkannya. Kami memang memiliki asuransi, tetapi kebijakan "fringe benefit" dari sang donatur tidak meng-cover keluarga. Sehingga tidak ada pilihan lain buat pak kamal untuk segera mengurus Askin. Kami cuma bisa mendo'akan semoga Najwa dapat segera ditangani dan segera memperoleh kesembuhan. Akan sangat menyenangkan sekali jika Najwa bisa tumbuh sehat seperti kakak-kakaknya.

Sudah seminggu ini pak kamal disibukkan urusan administrasi sehingga semua pekerjaannya dilimpahin ke gw, douhh urusan uang gw bikin takut nih mengingat gw teledor banget kalo masalah uang (dan banyak lainya juga sihh). Whoaa.... nyipain workshop di kupang, nciia meeting di india, project update, pembayaran ini-itu, fuihhh.... terpaksa harus mengurangi chating, melupakan maen-maen ke rumah bloger, tapi kalo donlud mp3 jalan teruss hehehe kan bisa di-sambi asal jangan disambit admin;)

Wednesday, November 28, 2007

(Iseng) Puisi Cinta

bagaimana aku bisa hidup bersamamu
sementara aku adalah aku
bagaimana aku putus asa darimu
sementara engkau adalah engkau
jika aku tidak merindukan cintamu yang kemudian memberi aku kasih sayang
kepada siapa lagi aku harus mengharapkan cinta yang kemudian memberi aku kasih sayang
malam ini aku datang kepadamu
terimalah dalam keluasan kasihmu

*===*

mana mungkin aku tinggal dalam kesendirian
sedangkan harapanku adalah hidup bersamamu
sekiranya engkau biarkan aku berbicara
mestikah aku menangis, merintih
karena kepedihan dan beratnya kerinduanku padamu
wahai yang namanya menjadi obat
kasihanilah orang yang modalnya adalah pengharapan
dan senjatanya adalah tangisan

*===*

setelah hatiku tenggelam dalam cintamu
dengan segala ketulusan pengakuanku
apakah engkau akan menjauhkan diriku
sekiranya aku dapat bersabar menanggung kesepianku
mana mungkin aku mampu bersabar berpisah darimu
dan seandainya aku dapat bersabar menahan kerinduanku
mana mungkin aku bersabar tidak melihat keEndahanmu

*===*

gimana rasanya kalo mendapatkan sms puisi indah ka' di atas?? wink wink wink!!!! bukan cuma itu aja, masih banyak puisi indah yang udah gw terima mungkin selama 4 tahun ini. tiap hari??? ngga' lah, bisa bangkrut doi.

Critanya lo pamer Ndah??
Waduhh mbotenn, jangan nyangka gitu to! Gw kan low profile (hyiahhh!!!)

Pertama gw penasaran, apa bener puisi-puisi itu asli, jangan-jangan cuma copy paste karya-karya para penyair. Kalo ada yang tahu keasliannya just tell me.

Monday, November 26, 2007

Dari JakJazz & Kuliner

Selepas maghrib kami memasuki arena jak jazz festival 2007, belum terlalu penuh dan ada sedikit penyesalan karena ternyata handycamp dengan leluasa dapat melewati pemeriksaan ala kadarnya. Sebagai orang udik yang pertama kali nonton jak jazz kami sudah kebingungan di arena depan, berharap ada panitia yang menyodorkan panduan acara sehingga kita langsung tau panggung apa, dimana dan ada siapa dan kalo beruntung dapat juga seabrek gratisan majalah (ka' di jgtc gituu) tapi ternyata yang ada sebuah stand yang menjual buku panduan. Oalahh miskin amat, masa buku panduannya aja dijual dan karena kemiskinan kami juga cukup 1 aja yang dibeli dan bekerjasama membaca denah. Akhirnya diputuskan untuk menonton dewa budjana&tohpati ==> ireng maulana tapi lagi-lagi kita muter-muter area outdoor dan mendapatkan stage tanpa nama dan belum ada performer. Mengikuti pepatah lama kamipun bertanya kepada panitia dimanakah gerangan dewa budjana tapi ternyata mereka juga ga' tau, daripada bingung kami mencari sumber suara yang sepertinya dari indoor.

Di arena indoor tidak ada petunjuk ruangan mana yang dipakai ataupun plakat besar didepan pintu yang menunjukkan apa nama stage didalamnya karena jelas ini akan membantu. Kamipun terdampar di sebuah stage yang setelah di tebak-tebak ini pemenang jakjazz.. ooo berarti ini impro stage. Gw yakin banget ada big stage di indoor makanya bergegas kami meninggalkan impro dan setelah keliling 3/4 putaran kami mengintip melalui pintu B3 yang tertutup.. lahh itu kan ireng maulana. Kosong... mana penontonnya?? Apa Ireng&Band lagi latihan?? Tapi kami memutuskan untuk duduk dan ternyata di stage yang sepi ini akan ada penampilan Rani dan Carmen. Ireng Maulana juga bingung ka' gw dengan sepinya pengunjung disini dan sedikit menyindir panitia lalu berlalu ke belakang panggung mungkin mendamprat mereka (hihiii ini jelas opini pribadi). Terbukti setelah Ireng kembali ke panggung dan mengiringi Rani kemudian disusul penampilan Carmen Big Stage-pun mulai banyak pengunjung. Ngga' perlu gw ceritain betapa memukau mereka dan performer lainnya yang kami saksikan seperti Luciano Antonio & Zarro, Danny & Marlayne Connection, Satoru Shionoya, Curtiz King (cuma bisa manggut-manggut dari jauh karena stage-nya penuh banget) dan Maliq & d'essentials yang jelas kami terpuaskan.

Friday, November 23, 2007

Mo Kemana Weeknd ini??

Bukan untuk merayakan tersingkirnya Inggris dari ajang Euro 2008 tentunya kalo weekend ini gw mo hangout lagi. Lum cape'?? Nah itu pertanyaan hampir semua temen kostan yang ga' pernah ngliat gw di kostan setiap weeknd selama November ini. Aduhh boo... apa sih betahnya di kostan di suatu daerah yang jauh dari peradaban (siap-siap ditimpuk cangkul ma anak IPB). Gini-gini... secara my luv-ly prends ga' ada yang tinggal di Bogor jadi yahh rasanya bete aja kalo musti ngabisin weeknd ma temen kostan lagi, ka' yang gw bilang kemarin "mumpung lum ada yang teriak-teriak minta dimasakin mumpung lum ada yang nangis minta dicebokin, mumpung masih sendiri mumpung lum laku"

Secara mengezutkan usaha my partner in crime mengikuti kuis di salah satu radio sore kemarin membuahkan hasil, ga' tanggung-tanggung tiket nonton jakk jazz festival yang diadain di istora senayan jakarta mulai tanggal 23 - 24 November 2007. Dia dapet tiket untuk tanggal 23 Nov, waks!! it's mean today!! yup, hari ini gw dah bermaniz-maniz ma pak boz sehingga jam 15.00 dah bisa ngacirr. Mungkin ga' ya bisa nyelundupin handycamp?? Kalo ketemu anak buahnya Adri Subono gw yakin ga' berhasil (pengalaman adalah guru yang sangat berharga). Gratis gratisss!! ya.. sapa juga yang bisa nolak gratisan, jak jazz gitu lohh.

Hari Sabtu memang udah direncanain dari awal minggu ini setelah ada email dengan bahasa tempo doeloe

ADIRA Finance dan Jalansoetra dengan Santoen Mempersembahkan:

ADIRA Kendoeri Koeliner Noesantara 2007
Gedoeng Arsijp Nasional
Djalan Gadjah Mada no 111, Djakarta 11130
24 November 2007, djam 09.00 - 21.00
25 November 2007, djam 09.00 - 17.00

Tak hanja masakan otentik noesantara jang kami hadirkan, poen aneka masakan dengan pengaroeh haloes dari Goedjarat, Arab, dan Tjina. Saoedara dipoedjikan oentoek ambil bahagian mentjitjipi persembahan kami:

Boepet Mini Pasar Benhill - Martabak Palembang - Mie Tjelor Djalan Biak
Pempek Pak Raden - Boergo dan Pempek Sari Sandjaja - Nasij Oedoek Qoemaj
Laksa dan Tape Oeli Tjisalak - Gaboes Poecoeng Ciboeboer - Soto Mie Wahid Hasyim
Tahoe Pong Hayam Woeroek - Gado-gado dan Roejak Tjingoer Iboe Bambang
Koepang Lontong dan Asem-Asem Bhek Poetra Kelapa Gading
Mie Kepiting Pontianak Ameng Pangeran Djajakarta - Atjil Inoen - SateJamoer
Nasij Bali Ajengan Ciboeboer - Ajam Taliwang Senggigi Iboe Wati
Coto Marannoe - Yougwa Masakan Papua - Koewe Tradisional Lastri
Eis Mangga dan Pala Bogor - Tjintjaoe Djahe Tjikini - Biir Pletok danTjamilan Omah Sendok
Serabi Solo Notosoeman gaja Menteng - Eis Kelapa Muda dan Otak-otak Petodjo
Teh Saring Sariwangi AEA
Dan banjak lagi hal lainnja!
Sabtoe, 24 Nov 2007. Djam 09.00 sampai jam berapa poen.

Saksijkan poela demo masak yang akan dibawakan oleh Bondan Winarno, tokoh koeliner Asia jang makin maknyoes dari waktoe ke waktoe.

Sabtoe, 24 Nov 2007. Djam 11.00 - 12.00.
Ada perlombaan main jojo - Pertoenjoekan main gasing dan koleksij gasing dari seantero negeri!
Bapak Gasing Indonesia akan hadir di sini.

Sabtoe, 24 Nov 2007. Djam 14.00 - 15.00.
Bila Saoedara penggemar batik moderen dengan potongan-potongan seksij, sila datang ke pameran ini. Saksijkan poela pagelaran boesana batik seksij jang tiada doeanja.

Sabtoe, 24 Nov 2007. Djam 17.00 - 17.30
Boet Saoedara jang rindoe akan lagoe-lagoe tahoen 80-an,sila datang oentoek menikmati pelantoen tembang-tembang sohor.Moelaj dari Tjatatan Si Boj sampaj lagoe berjoedoel Suzanna.
Pasti Seroe.

Sabtoe, 24 Nov 2007. Djam 19.00 - 21.00.
Toeroet bergembira rija bersama hiboeran marawis . Tari-tari noesantara!
Tonton ataoe ikoeti joega Senam SKJ jang penoeh nostalgia.

Minggoe, 25 Nov. Djam 09.00 - 17.00


HTM Rp 20,000
Akan disoembangkan oentoek Jajasan Kemanoesiaan INCRESO

Oentoek keterangan lebich landjoet, sila hoebungi kami:

Njonjah Didi [021 985 28264] dan Toean Wasis [021 93460583]

pasti lah ga' bakal dilewatin, qt dah milih untuk dateng di hari sabtu aja coz ngliat acaranya ka'nya bakal seru tuh.

baginda : buzz!! dah bisa ol?
ndah_dien: numpang di rektorat nih
baginda : weeknd nonton beowolf yux
ndah_dien: ..
ndah_dien: boleh juga

Wednesday, November 21, 2007

Hang Out Till Drop

Book Fair - Andra & The Backbone - JGTC

Seharusnya gw dah berbagi cerita hari Senin kemarin, tapi apa daya krisis listrik di IPB semakin parah. Sampai hari ini.... listrik mati total, OMG!! Kabar kaburnya ada gardu yang rusak tapi koq ya lambreta babang sekarat, jadilah gw memanfaatkan fasilitas bernama telkomnet instant. Sebegitu pentingkah? Jurnalis-pun bukan, ada tidaknya cerita juga ga’ penting… tanggungjawab moral sebagai bloger?? Wuakakkkakkk basi banget, ah tapi sudahlah biarkan gw bercerita kemana aja weekend kemarin.

Sesuai rencana, Sabtu pagi setelah melewati kemacetan menjengkelkan dari Darmaga ke Baranangsiang nyampe juga gw, ember n ipul di JCC. Arena book fair belum begitu penuh sesak, di loby beberapa stand pemda seperti Musi dan Gorontalo, bank dan beberapa penerbit kurang menarik minat gw. Masuk ke assembly hall melalui pintu pertama gw disambut kerumunan massa yang memadati kompas gramedia, ga' mau kalah gw juga ikut berdesakan (sapa tau disenggol co' keren gitu). Ga' nyaman banget nyari cowo’nya bukunya, yo weiss gw tinggal aja ngelilingin stand-stand yang laen. Kasian banget ngliat stand Iran yang ditungguin Bapak tua ganteng, suepppiii banget cuma ada 1 orang co’ lagi ngliatin poster-poster yang memamerkan keindahan Iran, wahhh keren banget (tempat di Iran bukan co’nya!). Ga’ ketinggalan anak-anak kecil juga ikut meramaikan book fair di stand melukis. Clingak-clinguk di Mizan berharap bertemu si Ikal dan dapat tandatangannya atau setidaknya ikal versi film yang kabarnya diperanin Nicholas Saputra (kyiiaaa!!! Mauuu) tapi ga’ ada. Maryamah Karpov edisi terakhir tetralogi Andrea Hirata baru keluar bulan Maret, Harry Potter Indonesia version dah bisa dipesen di Gunung Agung walopun keluarnya entar bulan January.

Pesenan temen n ponakan udah masuk dalam tas tinggal Gajah Mada yang udah gw niatin mo gw beli ke-4 seri yang tersisa, diskon 20% bow!! Busyetttttt total harganya masih di atas 300 rebu, douhh musti puasa Daud nih. Kalo kemaren ada yang bajunya basah oleh keringat ga’ perlu khawatir coz ternyata ada juga stand baju, begitu juga kalo belanjaan elo yang kalap ngeborong buku mbutuhin ransel sebuah stand perlengkapan anak gunung juga ada. Dari selebaran gw dapet info kalo bulan Maret akan ada Islamic Book Fair di Istora Senayan, untung ajang satu ini gw lum pernah dateng.

Setelah sholat dzuhur gw bertemu dengan temen-temen laen sehingga pasukan makin ramai dan kami berpindah ke Indocomtech. Nahh kalo disini dijamin co’-co’ bakal betah dehhh, SPG-nya itu lhoo… whaooo kinclong n sexseh man!! Dekorasi yang menawan dan lampu-lampu terang bikin Indocomtech jauh lebih menarik dari Bok Fair, apalagi telinga qt juga dimanjain dengan hentakan music beberapa stand yang pamer kualitas home theater… wahh bikin betah dah pokoknya. Stand yang paling gw suka adalah Fujitsu, dengan background putih dan 2 tiang menyerupai harpa serta pencahayaan lembut membuat Fujitsu terlihat mewah.

Tapi perut udah ga’ bisa diajak kompromi, qt-pun turun menuju parkiran dan makan siang (menuju sore) dengan harga menu yang dah bisa ditebak …. Muahilll, gw harus ngebayar 21 rebu cuma buat soto+nasi+teh botol+krupuk (kalo di kampus 8 rebu juga dah dapet). Kaki dah lumayan pegel sewaktu jeng Nusy bilang mo ke JCC sore itu juga, untunglah dia ga’ ngiderin semua stand sehingga jam 4 qt dah bisa cabut dari JCC. Next Destination… Andra Ramadhan, Depok!

Till Drop with Andra&The Backbone

Ponakan gw (yitno) yang mo nikah akhir desember (menegaskan tantenya telah dilangkahin!) ngajakin nonton konsernya Andra and The Backbone, gw ga’ mau ketinggalan lagi setelah bulan Agustus kemarin gw melewatkan kesempatan ini. Gw emang cinta banget ma Andra (lihat aja nama belakang di email gw hehehe), sejak album pertama Dewa gw dah mupeng dengan tampang cool-nya dan sempet kueselll banget sewaktu di album terbaik-terbaik instrumen gitar indahnya dalam IPS khusus buat Lia (sekarang isrinya.. dan kenalin....gw calon istri ke-2nya).

Gw & nusy nyampe di stasiun depok baru jam 18.35, setelah numpang sholat di ITC n mengganjal perut dengan kentang McD yang maknyus dan ice cream sunday yang lezatto bergegas qt naek angkot 02 ke lapangan Mahakam di Depok Timur. Walah-walah.... puenuuhh banget, o ya ya ada yang gw lupa, ini ajang gratisan n malam minggu pula. Yitno n pacarnya dah di dalem bahkan dapat tempat paling depan, sementara gw n nusy ketar-ketir ngliat bejubelnya antrian masuk. Khawatir dengan suasana yang ga’ ngenakin qt mutusin untuk pulang ajah. Nyesel banget ga’ bisa live performance-nya Andra, terakhir ngliat Andra sewaktu konser bareng ma DEWA, kapan itu ya… mungkin 3 tahun lalu.

Baginda Jaya yang penasaran dengan penampilan Andra bolak-balik nelfonin dan ketawa ngakak sewaktu tau qt nyerah, cukuplah nikmatin andra di kuping aja dengan hasil donlud tentunya (kalo mau ambil disini ajah). Ajakan baginda buat midnight dengan berat hati qt tolak setelah tahu film-film yang lagi diputer di margo & detoz. Next Destination…. Neneng, Beji!

Nginep di rumah Neneng udah jadi agenda rutin setiap gw kemaleman, berbekal kopi, martabak n softdrink gw menggedor pintu rumahnya. Guyuran air kota depok yang ga’ sedingin Bogor bikin badan gw sueger lagi, kasur yang empuk juga dah menunggu untuk diilerin dan dipagi hari udah tersedia menú favorit gw, tumis kangkung dan tempe goreng wah… bener-bener full charge batre gw buat menuntaskan agenda gw. Next Destination… JGTC UI!

Till Drop @JGTC

Antrian masuk FE UI udah mengular, gw, nusy n baginda jaya dateng dah agak siang. Di stage 1 qt ngliat sejenak penampilan Soulvibe, kemudian berpindah ke stage 2 dimana Idang Sindycate baru memulai aksinya. Penampilannya selalu memukau, keren n pasti … lucu (om Idang gitu lohh), tapi qt sempet termehe-mehe di lagu “Finally I know”. Gw pikir cuma gw yang merhatiin kalo keybordistnya ganteng ternyata Nusy yang duduk paling depan dah dapet fotonya (koq lum diemalin juga sih..) Setelah Idang, masih ada penampilan musisi señior laennya, Irene Maulana feat Warna dan Andien, tapi kami memilih pindah ke stage 1 demi seorang Balawan with his magic fingers. Damn!! Samasekali ga’ bisa ngliat aksi Balawan, padahal pengen banget ngliat aksinya melahab 2 gitar. Dengan tingkat kepedean yang mengerikan, gw angkat kedua tangan dan mengarahkan handycapm ke panggung… thx God, gw bisa ngintip aksi Balawan walopun bolak-balik kedorong-dorong. Balawan bahkan sempet turun panggung ngasih hadiah n nantangin penonton buat mainin gitarnya, oughh pengen banget gw punya aji meringankan tubuhnya Mantili dan melesat nggondol gitarnya pulang, walah buat apaan too lha wong nggenjreng aja ga’ bisa. Ahh semoga saja tahun depan Balawan masih bersedia dateng lagi, semoga ucapannya untuk tidak datang tahun depan hanya bentuk kekesalannya sama panitia yang ga’ ngenalin Didit tandemnya Balawan yang mainin violin.

Disini, untuk Sebuah Janji

Generasi masa kini mungkin telah memiliki pemikiran yang terbuka dalam mendefinisikan kewajiban anak kepada orang tua. Dari banyak opini di ...