Wednesday, November 5, 2008

From Lossy To Glossy



Judulnya sedikit maksa, tapi itulah istilah yang dipakai Tempo untuk mengenalkan sebuah program baru yang menawarkan pengembangan diri di Hitman System. Hitman System menyediakan jasa konsultasi dan pelatihan pengembangan diri yang berfokus pada dunia romansa KHUSUS LELAKI. Mengutip artikel dari majalah Tempo edisi 3-9 November 2008 Hitman System adalah lembaga pertama yang khusus berfokus pada bagaimana mengembangkan kemampuan laki-laki memikat lawan jenis. Ditempat ini para lelaki yang tak kunjung "laku" akan dipoles agar pintar bergaul dengan perempuan dan akhirnya menemukan pasangannya. Namun Hitman System ga' nyediain wanita seperti layaknya biro jodoh, alumnusnya ditantang untuk membuktikan teorinya di lapangan.


Beberapa kebiasaan laki-laki dalam pdkt yang biasa dilakukan dinilai sebagi sebuah kebodohan, misalnya mengirim sms ga penting nanya dah makan pa belum-lagi dimana or lagi ngapain; mau disuruh ini itu; menunggu jawaban setelah nembak; memperlakukan wanita seperti keramik dan tarik ulur perhatian. Gw setuju banget dengan pernyataan-pernyataan itu. Dari jaman kuliah dulu ketika 80% temen gw adalah laki-laki gw dah ngasih tahu sama mereka itu bukan pendekatan yang efektif, tapi mereka beralasan
"laki-laki itu pada dasarnya selalu ingin jadi pahlawan terutama untuk cewek, kalo lo nganggep gw jadi jongosnya karena nurutin semua permintaan bagi gw itu adalah bentuk perhatian gw"
PRETTTT!!!!


Monday, November 3, 2008

Ketika Umurku 12 Tahun

Inspired from ulfa's story

Bahagia rasanya saat itu, tidak lama setelah ulang tahunku yang ke-12 selembar ijazah kelulusan SD mengantarkanku ke sekolah yang selalu aku impikan, SMP 2 Gombong, SMP unggulan ke-2 di kota kecilku Kebumen. Dengan Ibu yang selalu mendampingi, aku mengumpulkan berkas-berkas pendaftaran dan mengisi beberapa formulir. Di saat pendaftaran itu aku dikenalkan dengan anaknya teman Ibu di Pepabri, namanya Misdiana Suhartati, kulitnya hitam tapi bibirnya merah menyala dengan muka oval dan rambut tipis terkuncir seperti buntut tikus. Kami memiliki persamaan Nilai Ebtanas Murni (NEM) dan nilai PMP (9.93! berbudi luhur sekali kan gw??). Betapa menggembirakannya ketika pengumuman penerimaan aku dan Misd berada di kelas yang sama, kelas 1 E, kabarnya kelas ini adalah kutukan yang terkenal karena kenakalannya dari generasi ke generasi (dan ternyata terbukti juga dengan keberadaan kami). Di usia 12 tahun aku menemukan arti sahabat sejati, berbagi cerita, tawa, keluh kesah dan berbagi rahasia.

Di usia yang masih sangat muda ini, aku juga merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku menemukan sosoknya di antrian pendaftaran, namanya Ari Sulistyanto. Tapi aku tidak pernah menunjukkan perasaanku, malu rasanya kalau sampai orangnya tahu, hanya pada Misd dan diary aku mencurahkan semua perasaan. Senang rasanya kalo bisa satu bis, melihat wajahnya barang sekejap saja serasa indah seluruh hari itu walaupun harus berhadapan dengan Pak Salamun (alm) guru Matematika yang super killer. Sayang... ketika kenaikan kelas dia memutuskan pindah sekolah.. I'm falling before I'm Flying hiks....

Dirumah tiba-tiba aku menjadi anak tunggal. Ke-4 kakakku sudah menginggalkan rumah, ada yang ikut Om kuliah di Universitas Cendrawasih, ada yang kerja di Surabaya dan Jakarta, sementara seorang kakakku telah menikah dan menetap di Kalimantan. Ya ampyuunnn, aku bahkan sudah menjadi tante ketika usiaku belum genap 12 tahun!! Tua sekali berasa umurku. Hanya dengan kedua orangtuaku rumah menjadi terasa makin sepi, tidak ada lagi yang nyuruh-nyuruh beli ini itu di warung, tidak ada lagi yang ngomel-ngomel karena aku bangun siang dan belum menyapu atau pulang main kesorean, semuanya menghilang bersama kepergian kakaku satu per satu. Teman SD juga tidak ada lagi yang mengajakku bermain, semua disibukkan dengan aktivitas sekolah barunya. Aku merindukan masa-masa SD dulu ketika kami pit-pitan mengelilingi desa, berkejar-kejaran di pematang sawah, bermain kasti di halaman tetangga, merebus ubi dan singkong di kebun tetangga, mencuri mangga milik mbah-nya temenku (pelopornya temenku sendiri koq, sumpeh bukan gw), nyeser ikan di kali Kemit atau bermain pasar-pasaran. Sudah malu rasanya kalo harus bermain seperti itu lagi dengan seragam biru putih ini. HHhh.... susahnya jadi anak SMP, bukan lagi anak kecil tapi belum bisa dianggap seorang gadis.

Sunday, November 2, 2008

Hanya Ingin Mengenangmu

4 tahun yang lalu kau menyapaku
Getarkan dawai indah syaraf cintaku
Dan untuk pertama kalinya aku meyakini
Pada hatimu kan ku labuhkan hatiku
Pada dirimu kan ku serahkan hidupku

4 tahun yang lalu kau memberikan salam perpisahan
Putuskan dawai indah syaraf cintaku
Dan sejak saat itu
Aku hanya terpaku pada bayanganmu
Aku tak sanggup lagi jatuh cinta…

Berlari… ya aku terus berlari menjauhi bayanganmu
Namun aku hanya berputar di tempat yang sama
Sekian lama….
Terbelenggu dalam galaxi bayanganmu

Melompat… ya aku harus melompat keluar galaximu
Dia bukan bayangan sepertimu
Sosoknya nyata memikat rasaku
Kehadirannya indah warnai hariku

4 tahun lalu kita dipertemukan
4 tahun lalu kita dipisahkan
4 tahun aku mengharapkan kau menemukanku
Kini… aku hanya ingin mengenangmu
Kini… aku hanya ingin belajar menerima kehadiran cinta baru


(taken from my journal: 2 nov 2003)
it doesn't hurt me anymore... just wanna celebrate the day i found you.

Friday, October 31, 2008

Ku Ingin Mati Saja

Musik menghentak hangatkan suasana
Ada seorang sosok indah dia berdansa

Semua hasrat tertuju padanya
Oh cantik kau hangatkan pesta
Lalu ku hampiri dirinya....oouuw

Ku Menyapa Siapa Nama Dirimu terucap kata
Namun dia hanya menatapku tajaM
Tak terlihat didekatnya telah ada yang lainnya
Malu rasa KU Ingin MatI SaJa

Ku terkejap membayangkan berdansa denganya
Menghirup aroma tubuhnya... oouuw indahnya



Lirik lucu dengan musik pembuka yang sangat familiar buat kuping jazzer, betotan bazz yang menawan itu milik Barry Likumahuwa. Gw mulai tahu Barry dari JGTC tahun 2006, dia tampil bersama bazz attack n langsung memukau. Banyak musisi muda Indonesia yang menekuni jazz walaupun pasarnya jauh lebih sempit dibanding pop (cemen dan menye-menye) dan dangdut. Beberapa orang bisa meroket seperti Tompi, Maliq n d'essentials, yang terbaru dengan segemen ABG ada RAN. Berhubung mereka sudah sering tampil di TV gw ga akan membahasnya walopun sebenernya gw juga suka banget ma Tompi dan Maliq.

Untuk mengenal musiknya Barry bisa dicek 3 lagu dari Album Goodspell di websitenya. Musikalitas dia jelas menurun dari babenya Benny Likumahuwa, bersama rekan-rekan dalam "barry likumahuwa project" dia menyuguhkan 11 lagu dalam album GOODSPELL. Harga CD-nya murah banget, cuma Rp 35.000!! Kaget kan... padahal biasanya album Indo harganya Rp 50.000. Makanya gw ga mau album Barry ini dibajak event oleh temenku sendiri, mo Baginda Jaya memohon-mohon minta mp3-nya gw tetep ga mau ngasih. It's My Barry Sir!!


Wednesday, October 22, 2008

Bogor Krisis Air!!

Berkurangnya ruang hijau di tanah air sepertinya sudah menunjukkan dampaknya di musim kemarau ini. Bukan cuma udara teramat panas yang selama bulan Oktober ini menyengat kulit sawo matang orang-orang Indo tapi di Baranangsiang Bogor sat ini terjadi krisis air. Gimana bisa kota hujan mengalami krisis air??

Setelah libur lebaran gw dikejutkan dengan sebotol air mineral Nestle yang ada di meja gw, wahh tumben nih finance officer qt baek hati gini. Kopi yang gw nanti tak kunjung datang…eh ternyata mas OB pergi ke warung beli air panas. Lah lah lah… ono opo iki?? Ternyata setelah lebaran terjadi kelangkaan Aqua di daerah Baranangsiang, bahkan Giant sebagai supermarket gede stok-nya juga kosong. Permainan pasar kah? Coz di Darmaga galon-galon aqua berderet dengan manisnya di gang masuk kostan gw. Karena ga ada yang mau air minum isi ulang, terpaksalah pak kasir menyediakan nestle botol. Untunglah kurang lebih tgl 14 galon Aqua udah mulai nongol lagi. Tapi untung tak dapat diraih, malang ada di jawa timur… sehari sesudah kehadiran aqua mas OB ngumumin kalo aliran PDAM sedang terputus karena adanya kebocoran. Kyiaaaa ga' bisa ngopi lagi dunx, secara kalo ngopi bakalan sering-sering pipis. Masing-masing membatasi konsumsi air dan memuaskan HIV (hasrat ingin vivis) sewaktu sholat di masjid. Hari berikutnya keajaiban terjadi, pelakunya… siapa lagi kalo bukan mas OB, entah takut dipecat ato emang terlalu menjaga kebersihan dia ngepel make air aqua gallon. Gaya benerrrr!!! Mentang-mentang stok dah banyak.

Tapi hari ini… krisis air kembali melanda, Aqua Galon lenyap lagi dari pasaran. Menurut informasi sekarang harga Aqua Galon di Baranangsiang Rp 15.000! Alesan.. karena stok langka. Keterlaluan!! Siapa yang bikin langka?? Apa emang Aqua mengurangi stok karena berkurangnya pasokan air dari sumber-sumbernya atau ini permainan agen yang ingin dapet untung besar? Jaka sembung bawa golok kan kalo krisis Aqua ini disambungkan dengan krisis financial. Hari ini air PDAM juga agak tersendat, hiks….

Eh gw berlebihan banget ya menyebutkan krisis air, padahal mah cuma krisis Aqua dan PDAM. Gimana jaman dahulu kala ya saat lum ada air mineral gallon? Apa kantor-kantor nyediain dapur plus panci-panci besar lengkap dengan ceretnya??

Tuesday, October 21, 2008

Antara Usman Bin Affan Dan Faraq Fouda


Sesuai janji gw ma temen baru untuk turut memanfaatkan semua media yang dimiliki untuk berbagi informasi tentang Islam, maka gw sekarang posting artikel yang diemailin. Akhir-akhir ini sepertinya media gencar sekali memuat artikel atau menayangkan semua kegiatan dan opini kaum liberal, seperti orang-orang penentang RUU dan pejuang-pejuang liberalisme yang seringkali mengedapankan cara berpikir saat ini dan gelap mata oleh hak atas diri sendiri tanpa menyadari bahwa dimata Tuhan qt tidak memiliki sedikitpun atas diri qt. Jujur... gw bukan penganut islam yang taat tapi gw takut dengan hari akhir. Semoga artikel ini dapat sedikit menambah informasi dan menambah keimanan qt.

www.hidayatullah.com
Monday, 20 October 2008 02:45


Kebiasaan kaum liberal adalah senang tampil beda. Jika ulama malarang, mereka justru membolehkan. Jika ulama mengecam penghina Nabi dan sahabat, mereka justru membelanya. Baca Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian ke-246



Oleh: Adian Husaini

Tampaknya, ada sifat yang khas dari kaum liberal di Indonesia. Mereka senang dengan hal-hal yang nyeleneh dan asal beda dengan umat Islam pada umumnya. Orang Jawa bilang: yang penting Waton suloyo alias WTS atau asal beda. Jika umat Islam menolak Ahmadiyah, mereka malah mendukung Ahmadiyah. Umat Islam mendukung RUU Anti-pornografi, mereka justru menolaknya. Jika umat Islam mengecam perkawinan sesama jenis, mereka justru mendukungnya. Umat Islam menolak perkawinaan antar-agama, tapi mereka malah mempromosikannya. Umumnya umat Islam membanggakan sejarahnya yang gemilang. Tapi, kaum liberal senang tampil beda. Mereka senang jika umat Islam malu dengan sejarahnya sendiri. Yang penting beda! Jika ada hal yang dianggap baru, dan datang dari kaum liberal di luar, lalu ditelan begitu saja. Yang penting liberal, dan sok kritis terhadap Islam. Ketika muncul seorang lesbian seperti Irshad Manji, maka mereka sambut dengan gegap gempita. Nong Darol Mahmada, aktivis liberal alumnus Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta menulis artikel di Jurnal Perempuan (nomor 58) berjudul: "Irshad Manji, Muslimah Lesbian yang Gigih Menyerukan Ijtihad."

Kita pernah membahas, bagaimana naifnya pujian yang berlebihan terhadap Irshad Manji. Tapi, mereka tidak peduli. Setelah mempromosikan Irshad Manji, kini kaum liberal di Indonesia sedang gandrung dengan idola baru bernama Farag Fouda. Yayasan Wakaf Paramadina menerbitkan edisi kedua karya Farag Fouda berjudul Kebenaran yang Hilang: Sisi Kelam Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Kaum Muslimin. Judul aslinya adalah al-Haqidah al-Ghaibah. Tampaknya, buku Fouda sedang digandrungi oleh kaum liberal. Di berbagai forum mereka mempromosikan buku ini. Katanya, ini buku yang hebat, yang menunjukkan "kebenaran" yang selama ini disembunyikan oleh para sejarawan Muslim. Di negara asalnya, Fouda memang sempat membuat berita besar, saat ia mati terbunuh pada 8 Juni 1992. Lima hari sebelumnya, 3 Juni 1992, sejumlah ulama al-Azhar menyatakan Fouda telah murtad karena banyak menghujat Islam.

Thursday, October 16, 2008

Berasa Panas Ga'?

Gw terbengong-bengong ketika membuka jendela, HAHHH!!! Ini jam 5 apa jam 6?? Emang sih sewaktu pulang ke Gombong kemarin jam 5 juga dah terang benderang tapi kan emang karena Gombong lebih cepat pagi daripada Bogor. Semakin ke timur untuk sholat subuh harus bangun lebih pagi daripada waktu subuh indonesia bagian barat. Ahh ya gw balik ke Bogor dah masuk bulan Oktober dan gw baru membuka jendela pagi Sabtu kemarin karena harus berangkat pagi ke puncak. Yahh gw kan cuma menjalankan aturan di kostan untuk membuka jendela kamar hanya setelah Bibi Cuci dateng, maklum lah kostan pernah beberapa kali diisengin orang hehee... alesan orang males liat matahari pagi.

Kejadian ini ngingetin gw pada mata pelajaran IPA saat SMP. Hm hm.. mo sok pinter nih. Kalo ga' salah Pulau Jawa yang berada di belahan Bumi Bagian Selatan (sekitar 6 – 8° LS) selama kurang lebih sebulan setelah tanggal 21 September emang akan mendapatkan siang yang lebih panjang karena Matahari sedang bergerak ke arah Selatan. Nah kalo dah nyampe titik yang paling selatan (kurang lebih bulan Desember) Matahari akan balik lagi ke ekuator pada tanggal 21 Maret. Saat panjang siang maksimum ini (selama bulan Oct - Febr), berarti Matahari terbit lebih cepat dan tenggelam lebih lama dari waktu rata-rata dan itu berarti jam 5 pagi sudah terang dan pada jam 6 sore masih terang juga. Hmm harus ngerubah alarm nih... bangun lebih pagi (untuk tidur lagi hehehe)

Efeknya disiang hari? Jangan tanya deh panasnya ka' apa. Bogor yang katanya kota hujan dengan lokasi kantor gw yang sebelahan dengan Kebun Raya Bogor ga' membantu menurunkan suhu udara. 2 AC yang cuma dihirup 4-6 orang juga tidak mampu mendinginkan ruangan, jam 11-an aja punggung dah mulai berkeringat. Apalagi kalo keluar siang buat sholat di masjid PMI dan beli makan, phieewww puanasnya booo'. Gimana orang yang kerjanya di jalanan ya, para sopir, pak ogah, pak polisi, asongan dan orang-orang yang menempuh perjalanan dengan motor. Berasa di open kali ye?? (Nastar kaleee masuk open!!). Kalo gw dah ngeluh panas sepupuku yang di Surabaya langsung protes karena katanya di Surabaya jauh-jauh lebih panas lagi, 35 derajat katanya, Buteettt!!

Apa panjenengan juga merasakan panas yang ruarrr biasa di bulan Oktober ini?

Disini, untuk Sebuah Janji

Generasi masa kini mungkin telah memiliki pemikiran yang terbuka dalam mendefinisikan kewajiban anak kepada orang tua. Dari banyak opini di ...